Strategi Nasional Indonesia

Forum Diskusi Strategi Nasional Indonesia

  • Desember 2016
    S S R K J S M
    « Sep    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Arsip

  • Meta

  • Web Counter

  • RSS Tech News Headlines – Yahoo News

    • ThyssenKrupp secrets stolen in 'massive' cyber attack 8 Desember 2016
      By Eric Auchard and Tom Käckenhoff FRANKFURT (Reuters) - Technical trade secrets were stolen from the steel production and manufacturing plant design divisions of ThyssenKrupp AG in cyber attacks earlier this year, the German company said on Thursday. ThyssenKrupp, one of the world's largest steel makers, said it had been targeted by attackers located i […]
    • Inmarsat switches to Arianespace for satellite launch after SpaceX delays 8 Desember 2016
      British satellite company Inmarsat will switch to using Arianespace from rival SpaceX to launch a new satellite to provide broadband connectivity to air passengers, it said on Thursday. The S-band satellite had been scheduled to launch with technology billionaire Elon Musk's SpaceX but Inmarsat said setbacks to SpaceX's launch schedule prompted it […]
    • Germany sees increase in Russian propaganda, cyber attacks 8 Desember 2016
      Germany's domestic intelligence agency on Thursday said it had seen a striking increase in Russian propaganda and disinformation campaigns aimed at destabilizing German society, and targeted cyber attacks against political parties. "We see aggressive and increased cyber spying and cyber operations that could potentially endanger German government o […]
    • Russian regulator says had constructive meeting with LinkedIn 8 Desember 2016
      Russia's communications regulator said on Thursday it had a constructive meeting with representatives of LinkedIn Corp., a social networking website it blocked last month over its failure to comply with a data storage law. "The meeting with LinkedIn was constructive. The parties agreed to continue dialogue", Vadim Ampelonsky, a spokesman for t […]
    • German authorities probe VW's Porsche for manipulation software 8 Desember 2016
      Germany is investigating whether Volkswagen's (VW) sportscar brand Porsche used software to disguise exhaust emissions, the country's car industry regulator said on Thursday, in a fresh blow to VW's attempts to move on from a 15 month-old scandal. Germany's Motor Transport Authority, KBA, said it was examining software that can measure th […]
    • Turner will create shows for Snapchat in expanded partnership 7 Desember 2016
      Turner Broadcasting System Inc will create more video content for mobile app Snapchat and collaborate with the social media company on advertising, Turner said on Wednesday, as they expand a partnership to broaden their reach among millennials. TV networks of the Time Warner Inc unit, including TBS and Adult Swim, will create original series exclusively for […]
    • Apple chief Tim Cook picked to give MIT commencement speech 9 Desember 2016
      The Massachusetts Institute of Technology has chosen Apple CEO Tim Cook to deliver its 2017 commencement address. MIT made the announcement on its website Thursday. It says Cook will headline the June ...
    • Microsoft adds an awful new prank to Windows 10 9 Desember 2016
      Apparently, we're now in the era of voice computing. But there's some things that are probably best handled by a keyboard and mouse in the interests of security: your bank details, internet browsing history, and the ability to turn your PC on and off. Microsoft doesn't seem to have got the memo on that last part, as one of Cortana's […]
    • Magic Leap is actually way behind, like we always suspected it was 9 Desember 2016
      Magic Leap CEO Rony Abovitz speaks at the WSJDLive conference last October. Magic Leap’s allegedly revolutionary augmented reality technology may in fact be years away from completion and, as it stands now, is noticeably inferior to Microsoft’s HoloLens headset, according to a report from The Information. The report, which incorporates an interview with Magi […]
    • How Bluetooth 5 Will Make Gadgets Better 9 Desember 2016
      Soon enough, you'll be using devices that will employ Bluetooth 5. Bluetooth 5 could have a profound impact on the way your gadgets work. According to the Bluetooth SIG, Bluetooth 5 has four times the range, twice the speed, and eight times the ability to carry message content between devices compared to previous-generation technologies, like Bluetooth […]
  • Laman

Posts Tagged ‘7-besar ekonomi dunia’

Korea saja bisa, apalagi Indonesia!

Posted by sroestam pada 26 Januari 2008

Judul tulisan diatas dibuat oleh Koh Young Hun, Profesor di Program Studi Melayu-Indonesia, Hankuk University of Foreign Studies, Seoul, Korea, oleh karena tingginya harapan beliau bahwa suatu saat Indonesia akan mencapai kejayaannya. Informasi ini saya dapat dari Milis APWKomitel yang di-moderati oleh Pak Rudi Rusdiah, sbb:

Sabtu, 26 januari 2008 | 02:17 WIB

Koh Young Hun
Tiga puluh tahun yang lalu mengatakan: “saya mendengar dari profesor saya di ruang kelas bahwa Indonesia merupakan negara yang berpotensi tinggi, karena sumber daya alam dan manusianya begitu kaya. Tiga puluh tahun sudah lewat, dan saya sudah menjadi profesor. Saya masih juga mengatakan kepada murid-murid saya bahwa Indonesia negara besar dan berpotensi tinggi dengan alasan yang sama”.

Tanggal 19 Desember 2007, rakyat Korea (Korsel) memilih presiden baru, yaitu Lee Myung-bak (biasa disebut MB) yang akan memulai lima tahun masa jabatannya pada 25 Februari mendatang. MB berjanji bahwa dalam masa jabatannya Korea akan lebih maju dengan wawasan 7-4-7, yang berisikan bahwa 7 persen pertumbuhan ekonomi per tahun, 40.000 dollar AS pendapatan per kapita, dan negara ke-7 terbesar dari segi ekonominya (sekarang ke-11 terbesar). Pada hemat saya, Indonesia juga bisa, karena negara ini punya kemampuan.

Ciri utama yang mewarnai negara berkembang, dan merupakan musuh utama yang harus kita kalahkan, ialah kebodohan dan kemalasan yang keduanya adalah cikal bakal yang melahirkan kemiskinan. Karena itu, siapa yang lebih dahulu mampu
menghilangkan dua sifat buruk itu, maka dialah yang akan dengan cepat dapat meraih kemajuan dan kemakmuran bangsanya.

Dalam teori pembangunan, sebagaimana ditulis Steven J Rosen dalam bukunya, The Logic of International Relation, dikenal dua aliran pendapat tentang
sebab-sebab keterbelakangan negara-negara berkembang, di mana kedua aliran pendapat itu secara prinsip sangat berbeda satu dengan yang lain. Dalam hal ini, Indonesia dan Korea memiliki pandangan yang sama, yakni menganut paham tradisional; menganggap bahwa proses pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di sebagian besar negara terhambat akibat rendahnya tingkat produktivitas yang berhubungan erat dengan tingginya kemubaziran dan ketidakefisiensian sosial. Aliran ini berpendapat bahwa keterbelakangan dan kemiskinan mutlak disebabkan faktor-faktor
internal. Istilah Jawa-nya karena salahe dewe.

Adapun aliran yang lain, ialah aliran radikal, memandang kemiskinan dan keterbelakangan suatu negara (terutama negara ketiga) disebabkan oleh kondisi
internasional, yakni adanya eksploitasi negara-negara maju terhadap negara-negara berkembang. Namun, dalam hal ini saya beranggapan bahwa teori ini cenderung selalu mencari kambing hitam. Pepatah Melayu-nya, karena awak tak bisa menari, lantai pula yang disalahkan.
Etos Kerja Korea

Kita semua tahu bahwa Korea dalam kurun waktu relatif singkat telah menjelma
menjadi masyarakat modern, yaitu masyarakat yang telah mampu melepaskan diri dari ketergantungan pada kehidupan agraris. Kemajuan Korea ini telah membuat banyak orang berdecak, terpukau seperti melihat keajaiban sebuah mukjizat. Para pakar bertanya-tanya, resep apa gerangan yang telah membuat bangsa yang terubah menjadi negara dan bangsa yang makmur? Sejak awal tahun 1970-an pihak Pemerintah Korea
dalam rangka semangat pembangunan nasional telah berusaha membentuk tipe manusia Korea yang memiliki empat kualitas. Pertama, ”sikap rajin bekerja”. Lebih menghargai bekerja secara tuntas betapa pun kecilnya pekerjaan itu, tinimbang pidato yang muluk-muluk tetapi tiada pelaksanaannya.

Kedua, ”sikap hemat”, yang tumbuh sebagai buah dari sikap rajin bekerja tadi. Ketiga, ”sikap self-help”, yang didefinisikan sebagai berusaha mengenali diri sendiri dengan perspektif yang lebih baik, lebih jujur, dan lebih tepat; berusaha mengembangkan
sifat mandiri dan rasa percaya diri. Keempat, kooperasi atau kerja sama, cara untuk mencapai tujuan secara efektif dan rasional, dan mempersatukan individu serta masyarakatnya.
Inilah picu laras yang memacu jiwa kerja bangsa Korea. Bila kita perhatikan, keempat
butir nilai itu sesungguhnya adalah nilai luhur bangsa Indonesia.
Rajin pangkal pandai...” dan ”sedikit bicara banyak kerja” adalah pepatah yang telah mengakar dalam budaya Indonesia.
Adapun nilai self-help, mandiri, sudah lama melekat dalam nilai religi sebagian
besar masyarakat Indonesia, karena Tuhan Yang Maha Esa dalam Al Quran menyebutkan bahwa sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib sesuatu
bangsa, kecuali bangsa itu mengubah nasibnya sendiri. Sedangkan setiap usaha mengubah nasib, baik itu membuahkan hasil ataupun tidak, Islam telah memberinya nilai tambah; digolongkan pada perbuatan ibadah.

Sementara sifat yang terakhir, kerjasama, adalah sendi-sendi budaya Indonesia yang amat menonjol. Kooperasi atau gotong royong tetap dipelihara dan dilestarikan.

Burung garuda
Sebagai penutup, saya ingin sedikit mendongeng tentang seekor anak burung garuda yang tertangkap dan dipelihara oleh seorang pemburu. Dari hari ke hari dia hanya bermain di halaman rumah; bersama-sama ayam kampung.
Lalu pada suatu hari lewatlah seorang ahli unggas. Sang zoologist itu terkejut.
”Ah!” pikir sang ahli unggas itu terheran-heran. ”Sungguh mengherankan burung garuda itu!” ujarnya kepada pemburu. ”Dia bukan burung garuda lagi. Nenek moyangnya mungkin garuda, tetapi dia kini tidak lebih dari ayam-ayam sayur!” balas sang pemburu mantap.
”Tidak! Menurutku dia burung garuda, dan memang burung garuda!” bantah si ahli unggas itu. Burung garuda ditangkap, lalu diapungkan ke atas udara. Garuda mengepak, lalu terjatuh.
”Betul, kan?” ujar si pemburu. ”Dia bukan garuda lagi!”
Kembali si ahli unggas itu menangkap garuda, dan mengapungkannya lagi. Kembali
garuda mengepak, lalu turun kembali. Si pemburu kembali mencemooh dan semakin yakin garuda telah berubah menjadi ayam.
Dengan penuh penasaran si ahli unggas memegang burung itu, lalu dengan lembut
membelai punggungnya, seraya dengan tegas membisikkan: ”Garuda, dalam
tubuhmu mengalir darah garuda yang perkasa. Kepakkanlah sayapmu, terbanglah membubung tinggi, lihatlah alam raya yang luas yang amat indah. Terbanglah! Membubunglah!” Burung dilepas, dia mengepak. Semula tampak kaku, kemudian tambah mantap, akhirnya garuda melesat membubung tinggi, karena dia memang garuda.
Nah, barangkali cerita ini ada persamaannya dengan bangsa Indonesia. Bukti kejayaan masa lampau telah membuat mata dunia takjub. Borobudur satu bukti karya perkasa. Kini camkanlah bahwa Anda sekalian mampu, Anda punya kemampuan. Korea saja
bisa, apalagi Indonesia.

=================================

Posted in Korea bisa apalagi Indonesia | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments »