Strategi Nasional Indonesia

Forum Diskusi Strategi Nasional Indonesia

  • November 2014
    S S R K J S M
    « Sep    
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
  • Arsip

  • Meta

  • Web Counter

  • RSS Tech News Headlines – Yahoo News

    • Samsung Electronics to buy back $2 billion in shares 26 November 2014
      SEOUL (Reuters) - South Korea's Samsung Electronics Co Ltd on Wednesday announced a $2 billion share buyback plan, its first since 2007, following investor calls for higher returns against a backdrop of rapidly declining profits. The world's largest smartphone maker will buy back 1.65 million common shares and 250,000 preferred shares to stabilise […]
    • HP fourth-quarter revenue drops on weak enterprise demand 25 November 2014
      By Sarah McBride (Reuters) - Hewlett-Packard Co said its quarterly revenue fell in almost every business segment over the year, highlighting weaknesses ahead of the company's planned 2015 separation of its enterprise services from its traditional computer and printing units. Sales fell 2.5 percent in the fourth quarter to $28.41 billion, from $29.13 bil […]
    • Megaupload's Dotcom says extradition fight leaves him bust 26 November 2014
      WELLINGTON (Reuters) - Internet entrepreneur Kim Dotcom, one of the world's most wanted cyber fugitives, says his nearly three-year fight against extradition to the United States to face online piracy charges has left him broke. Dotcom, the New Zealand resident who once flaunted a fleet of vintage cars, a fully staffed rented mansion and globe-trotting […]
    • United States says EU's Google case should not be politicized 25 November 2014
      By Foo Yun Chee BRUSSELS (Reuters) - The United States voiced concern on Tuesday over a draft plan by two EU lawmakers to break up Google Inc , saying politicians should not influence the EU's antitrust inquiry into the world's most popular Internet search engine. The U.S. Mission to the European Union said in an email it "noted with concern […]
    • Twitter in talks to buy Bieber-backed selfie app Shots: CNBC 25 November 2014
      (Reuters) - Twitter Inc is in talks to buy Shots, a selfie photo-sharing app, CNBC reported, citing a source close to the Justin Bieber-backed company. The microblogging website is particularly interested in the app's more than 3 million users, nearly two-thirds of whom are women under 24, CNBC said. (http://cnb.cx/1AQ7U34) A Twitter spokesperson said t […]
    • Samsung Group sells shares in chemical, defense arms for $1.7 billion 26 November 2014
      By Joyce Lee and Se Young Lee SEOUL (Reuters) - South Korea's Samsung Group said on Wednesday it is selling stakes in four chemical and defense firms for 1.9 trillion won ($1.72 billion) to Hanwha Group, the latest move in the massive task of restructuring the country's largest conglomerate. Samsung Group is reorganizing its business empire to make […]
    • Target teases surprise doorbuster deals ahead of Black Friday 2014 26 November 2014
      Target has already announced its Black Friday 2014 deals, but the giant retailer is ready to offer additional savings to customers, listing on its website a Black Friday “Surprise Doorbusters” page that includes various products that weren’t initially included in the retailer’s Black Friday ad. Mysteriously, however, their prices will only be revealed on Tha […]
    • Netflix's December line-up comes early this year 26 November 2014
      Beginning December 1st, Netflix Instant subscribers will be able to enjoy a fresh crop of movies and television shows. Decider recently published a catalog of the anticipated titles. Two of the most enticing names in this repository of entertainment options are arguably comedy Anchorman 2 and The Wolf of Wall Street, the Academy Award-winning black comedy in […]
    • UK music industry pushes for a new tax on CD copying 26 November 2014
    • 'Game of Thrones' teasers begin with Arya Stark's darkness 26 November 2014
      We're still months away from the debut of the fifth season of Game of Thrones, but the tantalizing hints about what's to come have already begun. First up is a brief video snippet featuring Arya Stark. She broods, she stabs, she dashes through the shadows, and she speaks the words, "I see a darkness in you." It's all very ominous and […]
  • Halaman

Posts Tagged ‘7% pertumbuhan ekonomi’

Korea saja bisa, apalagi Indonesia!

Posted by sroestam pada 26 Januari 2008

Judul tulisan diatas dibuat oleh Koh Young Hun, Profesor di Program Studi Melayu-Indonesia, Hankuk University of Foreign Studies, Seoul, Korea, oleh karena tingginya harapan beliau bahwa suatu saat Indonesia akan mencapai kejayaannya. Informasi ini saya dapat dari Milis APWKomitel yang di-moderati oleh Pak Rudi Rusdiah, sbb:

Sabtu, 26 januari 2008 | 02:17 WIB

Koh Young Hun
Tiga puluh tahun yang lalu mengatakan: “saya mendengar dari profesor saya di ruang kelas bahwa Indonesia merupakan negara yang berpotensi tinggi, karena sumber daya alam dan manusianya begitu kaya. Tiga puluh tahun sudah lewat, dan saya sudah menjadi profesor. Saya masih juga mengatakan kepada murid-murid saya bahwa Indonesia negara besar dan berpotensi tinggi dengan alasan yang sama”.

Tanggal 19 Desember 2007, rakyat Korea (Korsel) memilih presiden baru, yaitu Lee Myung-bak (biasa disebut MB) yang akan memulai lima tahun masa jabatannya pada 25 Februari mendatang. MB berjanji bahwa dalam masa jabatannya Korea akan lebih maju dengan wawasan 7-4-7, yang berisikan bahwa 7 persen pertumbuhan ekonomi per tahun, 40.000 dollar AS pendapatan per kapita, dan negara ke-7 terbesar dari segi ekonominya (sekarang ke-11 terbesar). Pada hemat saya, Indonesia juga bisa, karena negara ini punya kemampuan.

Ciri utama yang mewarnai negara berkembang, dan merupakan musuh utama yang harus kita kalahkan, ialah kebodohan dan kemalasan yang keduanya adalah cikal bakal yang melahirkan kemiskinan. Karena itu, siapa yang lebih dahulu mampu
menghilangkan dua sifat buruk itu, maka dialah yang akan dengan cepat dapat meraih kemajuan dan kemakmuran bangsanya.

Dalam teori pembangunan, sebagaimana ditulis Steven J Rosen dalam bukunya, The Logic of International Relation, dikenal dua aliran pendapat tentang
sebab-sebab keterbelakangan negara-negara berkembang, di mana kedua aliran pendapat itu secara prinsip sangat berbeda satu dengan yang lain. Dalam hal ini, Indonesia dan Korea memiliki pandangan yang sama, yakni menganut paham tradisional; menganggap bahwa proses pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di sebagian besar negara terhambat akibat rendahnya tingkat produktivitas yang berhubungan erat dengan tingginya kemubaziran dan ketidakefisiensian sosial. Aliran ini berpendapat bahwa keterbelakangan dan kemiskinan mutlak disebabkan faktor-faktor
internal. Istilah Jawa-nya karena salahe dewe.

Adapun aliran yang lain, ialah aliran radikal, memandang kemiskinan dan keterbelakangan suatu negara (terutama negara ketiga) disebabkan oleh kondisi
internasional, yakni adanya eksploitasi negara-negara maju terhadap negara-negara berkembang. Namun, dalam hal ini saya beranggapan bahwa teori ini cenderung selalu mencari kambing hitam. Pepatah Melayu-nya, karena awak tak bisa menari, lantai pula yang disalahkan.
Etos Kerja Korea

Kita semua tahu bahwa Korea dalam kurun waktu relatif singkat telah menjelma
menjadi masyarakat modern, yaitu masyarakat yang telah mampu melepaskan diri dari ketergantungan pada kehidupan agraris. Kemajuan Korea ini telah membuat banyak orang berdecak, terpukau seperti melihat keajaiban sebuah mukjizat. Para pakar bertanya-tanya, resep apa gerangan yang telah membuat bangsa yang terubah menjadi negara dan bangsa yang makmur? Sejak awal tahun 1970-an pihak Pemerintah Korea
dalam rangka semangat pembangunan nasional telah berusaha membentuk tipe manusia Korea yang memiliki empat kualitas. Pertama, ”sikap rajin bekerja”. Lebih menghargai bekerja secara tuntas betapa pun kecilnya pekerjaan itu, tinimbang pidato yang muluk-muluk tetapi tiada pelaksanaannya.

Kedua, ”sikap hemat”, yang tumbuh sebagai buah dari sikap rajin bekerja tadi. Ketiga, ”sikap self-help”, yang didefinisikan sebagai berusaha mengenali diri sendiri dengan perspektif yang lebih baik, lebih jujur, dan lebih tepat; berusaha mengembangkan
sifat mandiri dan rasa percaya diri. Keempat, kooperasi atau kerja sama, cara untuk mencapai tujuan secara efektif dan rasional, dan mempersatukan individu serta masyarakatnya.
Inilah picu laras yang memacu jiwa kerja bangsa Korea. Bila kita perhatikan, keempat
butir nilai itu sesungguhnya adalah nilai luhur bangsa Indonesia.
Rajin pangkal pandai...” dan ”sedikit bicara banyak kerja” adalah pepatah yang telah mengakar dalam budaya Indonesia.
Adapun nilai self-help, mandiri, sudah lama melekat dalam nilai religi sebagian
besar masyarakat Indonesia, karena Tuhan Yang Maha Esa dalam Al Quran menyebutkan bahwa sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib sesuatu
bangsa, kecuali bangsa itu mengubah nasibnya sendiri. Sedangkan setiap usaha mengubah nasib, baik itu membuahkan hasil ataupun tidak, Islam telah memberinya nilai tambah; digolongkan pada perbuatan ibadah.

Sementara sifat yang terakhir, kerjasama, adalah sendi-sendi budaya Indonesia yang amat menonjol. Kooperasi atau gotong royong tetap dipelihara dan dilestarikan.

Burung garuda
Sebagai penutup, saya ingin sedikit mendongeng tentang seekor anak burung garuda yang tertangkap dan dipelihara oleh seorang pemburu. Dari hari ke hari dia hanya bermain di halaman rumah; bersama-sama ayam kampung.
Lalu pada suatu hari lewatlah seorang ahli unggas. Sang zoologist itu terkejut.
”Ah!” pikir sang ahli unggas itu terheran-heran. ”Sungguh mengherankan burung garuda itu!” ujarnya kepada pemburu. ”Dia bukan burung garuda lagi. Nenek moyangnya mungkin garuda, tetapi dia kini tidak lebih dari ayam-ayam sayur!” balas sang pemburu mantap.
”Tidak! Menurutku dia burung garuda, dan memang burung garuda!” bantah si ahli unggas itu. Burung garuda ditangkap, lalu diapungkan ke atas udara. Garuda mengepak, lalu terjatuh.
”Betul, kan?” ujar si pemburu. ”Dia bukan garuda lagi!”
Kembali si ahli unggas itu menangkap garuda, dan mengapungkannya lagi. Kembali
garuda mengepak, lalu turun kembali. Si pemburu kembali mencemooh dan semakin yakin garuda telah berubah menjadi ayam.
Dengan penuh penasaran si ahli unggas memegang burung itu, lalu dengan lembut
membelai punggungnya, seraya dengan tegas membisikkan: ”Garuda, dalam
tubuhmu mengalir darah garuda yang perkasa. Kepakkanlah sayapmu, terbanglah membubung tinggi, lihatlah alam raya yang luas yang amat indah. Terbanglah! Membubunglah!” Burung dilepas, dia mengepak. Semula tampak kaku, kemudian tambah mantap, akhirnya garuda melesat membubung tinggi, karena dia memang garuda.
Nah, barangkali cerita ini ada persamaannya dengan bangsa Indonesia. Bukti kejayaan masa lampau telah membuat mata dunia takjub. Borobudur satu bukti karya perkasa. Kini camkanlah bahwa Anda sekalian mampu, Anda punya kemampuan. Korea saja
bisa, apalagi Indonesia.

=================================

Posted in Korea bisa apalagi Indonesia | Dengan kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.