<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Strategi Nasional Indonesia</title>
	<atom:link href="http://strateginasional.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://strateginasional.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 21:21:20 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Lonjakan Harga Minyak, Fundamental atau Spekulasi?</title>
		<link>http://strateginasional.wordpress.com/2008/07/07/lonjakan-harga-minyak-fundamental-atau-spekulasi/</link>
		<comments>http://strateginasional.wordpress.com/2008/07/07/lonjakan-harga-minyak-fundamental-atau-spekulasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 21:21:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sroestam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kenaikan Harga Minyak Dunia: Fundamental atau Spekulasi]]></category>

		<category><![CDATA[Fundamental atau Spekulasi?]]></category>

		<category><![CDATA[Kenaikan Harga Minyak Dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strateginasional.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Harga minyak hampir menyentuh US$140/barel pada 16 Juni 2008. Harga minyak naik sejak awal 2002 dari US$20 dan menembus US$50-an per barel pada 2005. Sejak Januari 2007 sampai sekarang, harga minyak melonjak tajam ke US$130-an. Kenaikan harga minyak saat ini kontradiktif dengan penurunan pertumbuhan ekonomi dunia. Timbul pertanyaan: apakah kenaikan harga minyak terjadi karena perubahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>H<span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">arga minyak hampir menyentuh US$140/barel pada 16 Juni 2008. Harga minyak naik sejak awal 2002 dari US$20 dan menembus US$50-an per barel pada 2005. Sejak Januari 2007 sampai sekarang, harga minyak melonjak tajam ke US$130-an. </span><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Kenaikan harga minyak saat ini kontradiktif dengan penurunan pertumbuhan ekonomi dunia. Timbul pertanyaan: apakah kenaikan harga minyak terjadi karena perubahan faktor fundamental atau semata-mata karena spekulasi? </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Pada 2008, harga minyak bertahan di atas US$90/barel, jauh di atas harga periode 1986-1999 yang hampir selalu di bawah US$20/barel. Bahkan, pada saat krisis Asia 1997-1998, harga minyak rata-rata sekitar US$15/barel. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Harga minyak yang rendah menyebabkan investasi di sektor minyak tidak menarik. Rata-rata pertumbuhan produksi minyak sepanjang periode 1991-2002 sekitar 1,24% per tahun, di bawah pertumbuhan konsumsi minyak dunia. Bahkan, pada 1999 dan 2002, produksi minyak turun 1% per tahun akibat resesi ekonomi dunia. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Sejalan kenaikan harga, produksi minyak sempat naik pada 2003 dan 2004 masing-masing 3,4% dan 4,4% per tahun. Sayangnya memasuki 2005 sampai 2007, produksi kembali stagnan. Data produksi 2007 memperlihatkan penurunan produksi minyak dari negara penghasil utama. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Meskipun negara penghasil minyak utama lain, seperti Rusia, Kanada, dan Brasil menambah produksinya, secara keseluruhan produksi minyak 2007 turun sekitar 0,2% (BP Statistical Review of World Energy, www.bp.com). Data kuartal pertama memperlihatkan penurunan produksi berlanjut pada 2008 meskipun harga naik tajam. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Sementara kapasitas produksi minyak sangat terbatas, permintaan minyak pada era 2000-an mengalami lonjakan tajam sejalan kuatnya pertumbuhan ekonomi dunia. Pada periode 1990-2002, rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia adalah 2,9% per tahun. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Negara-negara industri baru Asia dan Timur Tengah menyumbang sekitar 60% pertumbuhan konsumsi minyak pada era 2003-2006. Sangat kontras dengan negara OECD yang mengonsumsi rata-rata 60% minyak dunia, tetapi kontribusinya pada pertumbuhan konsumsi minyak periode 2003-2006 hanya 10%. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Hampir 40% pertumbuhan permintaan minyak era 2000-an berasal dari konsumsi minyak China. Pada 2000, konsumsi minyak China sekitar 4,8 juta barel/hari, konsumen nomor tiga dunia setelah AS (19,7 juta barel/hari) dan Jepang (5,5 juta barel/hari). Pada 2006, China mengonsumsi 7,2 juta barel/hari dan menjadi konsumen minyak nomor dua dunia, mengalahkan Jepang (5,2 juta barel per hari). </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Fakta interaksi penawaran dan permintaan tersebut menunjukkan sebagian besar kenaikan harga minyak periode 2003-2007 dapat dijelaskan oleh faktor fundamental. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;"><strong>Fenomena moneter</strong> </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">AS menghasilkan sekitar 25% output dunia dan juga mengonsumsi sekitar 25% dari total konsumsi minyak dunia. Perlambatan pertumbuhan ekonomi AS akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dunia. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Rendahnya pertumbuhan ekonomi dunia akan menurunkan permintaan minyak, sehingga harga minyak idealnya turun. Berhubung harga minyak naik dengan cepat pada 2007-2008, fenomena selain faktor fundamental permintaan dan permintaan riil lebih relevan untuk menjelaskannya. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Bandingkan kenaikan harga minyak dalam mata uang dolar AS dan euro. Dari awal 2002 sampai akhir Mei 2008, harga minyak dalam dolar AS naik dari US$21 ke US$127 per barel, total kenaikan sekitar 505%. Dalam mata uang euro, kenaikan harga minyak untuk periode yang sama dari 23 euro menjadi 82 euro per barel, kenaikan sebesar 256%. Selisih kenaikan harga minyak dalam dolar AS dengan euro hampir 250%. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Kenaikan harga minyak dalam dolar AS lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan kenaikan dalam euro. Dari sisi moneter, ini berarti sebagian kenaikan harga minyak dalam dolar AS disebabkan oleh penurunan daya beli dolar AS. Harga komoditas mengalami inflasi, sebaliknya dolar AS mengalami deflasi. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Penurunan daya beli dolar AS berlanjut ketika Federal Reserve menurunkan suku bunga Fed Fund Rate secara agresif dari 5,25% pada akhir Agustus 2007 menjadi 2% pada April 2008. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Dolar AS melemah tajam terhadap mata uang lain, mendorong investor melakukan hedging dengan berinvestasi di komoditas, termasuk minyak. Harga komoditas pun naik dengan cepat. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Pelemahan dolar AS sangat berpengaruh pada keseimbangan moneter dunia karena baik cadangan devisa dunia-sekitar 65% pada 2006-dan perdagangangan dunia menggunakan dolar AS. Oleh karena itu, ekspansi moneter oleh The Fed dan pelemahan dolar AS cenderung menyebabkan inflasi global. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Kenaikan harga minyak akibat kebijakan moneter longgar USA ini sering disebut faktor spekulasi pada penentuan harga minyak. Pada kenyataannya, kebijakan moneter juga faktor fundamental. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Jelaslah faktor fundamental, seperti penawaran, permintaan, dan kebijakan moneter, menjadi penentu utama pergerakan harga minyak. Namun, mengapa banyak pihak menunjuk investor komoditas sebagai spekulan penyebab kenaikan harga? Mengapa pada saat harga minyak turun drastis pada 1986-2001 tidak ada yang berkata &#8220;spekulan adalah pahlawan yang menurunkan harga minyak?&#8221; </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Ada dua faktor utama yang menyebabkan pemerintah menyalahkan spekulan sebagai penyebab kenaikan harga minyak dan komoditas lain. Pertama, peningkatan jumlah investor dan dana yang masuk ke pasar komoditas mempermudah bukti secara empiris, melengkapi teori konspirasi spekulan yang rakus. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Kedua, dan ini yang lebih mungkin, pemerintah AS ingin cuci tangan dari kegagalan menerapkan disiplin moneter. Pemerintah AS, dan juga Eropa, ingin cuci tangan dari kenaikan harga komoditas pangan (seperti beras, gandum, gula, dan minyak sayur) akibat kebijakan subsidi besar pada industri bahan bakar nabati (biofuel) yang merusak komposisi produksi bahan pangan dunia. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Pemerintah Indonesia pun untuk menutupi kegagalan kebijakan energi dan pangan nasional cenderung mengambinghitamkan faktor global kenaikan harga komoditas. </span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:times new roman,georgia,sans-serif;">Oleh <strong>Siswa Rizali </strong><br />
Ekonom dan Manajer Investasi pada NISP Sekurita</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/strateginasional.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/strateginasional.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strateginasional.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strateginasional.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strateginasional.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strateginasional.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strateginasional.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strateginasional.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strateginasional.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strateginasional.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strateginasional.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strateginasional.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strateginasional.wordpress.com&blog=2493368&post=21&subd=strateginasional&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strateginasional.wordpress.com/2008/07/07/lonjakan-harga-minyak-fundamental-atau-spekulasi/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/sroestam-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sroestam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Brown Energy&#8221; Penghemat BBM 59%, mengapa tidak segera diterapkan?</title>
		<link>http://strateginasional.wordpress.com/2008/06/20/brown-energy-penghemat-bbm-59-mengapa-tidak-segera-diterapkan/</link>
		<comments>http://strateginasional.wordpress.com/2008/06/20/brown-energy-penghemat-bbm-59-mengapa-tidak-segera-diterapkan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 03:16:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sroestam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Brown Energy Penghemat BBM 59%]]></category>

		<category><![CDATA[Brown Energy]]></category>

		<category><![CDATA[Djoko Sutrisno]]></category>

		<category><![CDATA[Efisiensi 59%]]></category>

		<category><![CDATA[Futung Mustari]]></category>

		<category><![CDATA[Melepaskan Indonesia dari Fluktuasi Harga BBM Dunia]]></category>

		<category><![CDATA[Penemu Penghemat BBM Yull Brown]]></category>

		<category><![CDATA[Pumpida Hidayatullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strateginasional.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa bulan terakhir kita disibukkan dengan berita penemuan &#8220;Blue Energy&#8221; dari Ngajuk, Jawa Timur, maka hari ini di Harian KOMPAS kita membaca berita tentang sebuah penumuan yang tidak terlalu baru, yaitu &#8220;Brown Energy&#8221;. Mengapa dipakai kata &#8220;Brown&#8221;? Sebab penemu awalnya dari teknology ini adalah Mr. Yull Brown dari Australia pada tahun 1974.

Teknologi &#8220;Brown Energy&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Setelah beberapa bulan terakhir kita disibukkan dengan berita penemuan &#8220;Blue Energy&#8221; dari Ngajuk, Jawa Timur, maka hari ini di Harian KOMPAS kita membaca berita tentang sebuah penumuan yang tidak terlalu baru, yaitu &#8220;Brown Energy&#8221;. Mengapa dipakai kata &#8220;Brown&#8221;? Sebab penemu awalnya dari teknology ini adalah <strong>Mr. Yull Brown dari Australia pada tahun 1974.</strong></p>
<p><a href="http://strateginasional.files.wordpress.com/2008/06/browns_gas_fuel_saver.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-20" src="http://strateginasional.files.wordpress.com/2008/06/browns_gas_fuel_saver.jpg?w=500&#038;h=269" alt="Penghemat BBM" width="500" height="269" /></a></p>
<p>Teknologi &#8220;<strong>Brown Energy</strong>&#8221; ini sangat sederhana, yaitu dengan menggunakan battery mobil, kita lakukan elektrolisa Air HO) yang dicampur dengan Soda Kue atau Kalium Hidroksida (KOH) guna memperlancar proses itu. Hasilnya adalah gas <strong>Hidrogen-Hidrogen-Oxygen (HHO)</strong>. Has HHO ini kita campur dengan udara untuk dimasukkan ke Piston pembakaran mesin melalui Saringan Udara Karburator.</p>
<p>Hasilnya, mesin mobil bensin maupun mobil diesel bekerja lebih efisien dan bertenaga lebih kuat dibandingkan tanpa campuran gas HHO tersebut. Keuntungan lainnya lagi, hasil pembakaran gas HHO ini lebih ramah lingkungan dari pada aslinya, serta lebih sedikit kerak karbon yang menempel di piston mesin mobil. <strong>Efisiensi yang diperoleh bisa mencapai 59%.</strong></p>
<p>Bilamana ini diterapkan diseluruh Indonesia, kita bisa menghemat konsumsi BBM sampai 59%, sehingga memungkinkan Indonesia tidak lagi mengimport BBM. Jadi kita dapat membuat harga BBM tidak lagi terpengaruh oleh fluktuasi harga BBM Luar Negeri yang sampai dengan hari ini sudah mencapai harga <strong>US$140/barrel.</strong></p>
<p>Di Indonesia sudah ada tiga orang yang mengembangkan &#8220;Brown Energy&#8221; ini, yaitu pasangan <strong>sdr. Pumpida Hidayatullah dan sdr. Futung Mustari yang memakai Soda Kue sebagai campuran air , serta sdr. Djoko Sutrisno dari Yogyakarta yang memakai Kalium Hidroksida sebagai campuran air.</strong></p>
<p>Sdr. Pumpida Hidayatullah dan Sdr. Futung Mustari kemarin pagi telah memberikan presentasi ke KADIN Indonesia. Mereka juga sudah menerbitkan buku &#8220;Rahasia Bahan Bakar Air&#8221; yang disertai VCD cara membuatnya seharga Rp 40.000,- Biaya untuk perangkat tambahan bagi mesin mobil diperkirakan tidak lebih dari Rp 200.000 -300.000 dan biaya bahan bakunya sangat murah, Rp 30.000 per kg KOH yang dapat dipakai sampai beberapa minggu.</p>
<p>Pertanyaan kami:</p>
<p>1. Apakah Kementrian Negara Ristek sudah meneliti penemuan Penghemat BBM &#8220;Brown Enewrgy&#8221; ini?</p>
<p>2. Mengapa Pemerintah tidak segera men-sosialisasikan penggunaannya diseluruh Indonesia, agar Indonesia segera terlepas dari Krisis Harga BBM Dunia??</p>
<p>Semoga informasi ini membawa kesejahteraan bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai.</p>
<p>Referensi:</p>
<p>1. http://www.brownsgas.com/</p>
<p>2. http://bahanbakarair.com/</p>
<p>3. http://waterbooster.com/</p>
<p style="text-align:center;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;0&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/strateginasional.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/strateginasional.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strateginasional.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strateginasional.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strateginasional.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strateginasional.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strateginasional.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strateginasional.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strateginasional.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strateginasional.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strateginasional.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strateginasional.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strateginasional.wordpress.com&blog=2493368&post=18&subd=strateginasional&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strateginasional.wordpress.com/2008/06/20/brown-energy-penghemat-bbm-59-mengapa-tidak-segera-diterapkan/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/sroestam-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sroestam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://strateginasional.files.wordpress.com/2008/06/browns_gas_fuel_saver.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Penghemat BBM</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PM Australia Kevin Rudd: Pemerintah sebaiknya beri Kail kepada Masyarakat dari pada beri Ikan</title>
		<link>http://strateginasional.wordpress.com/2008/06/15/pm-australia-kevin-rudd-pemerintah-sebaiknya-beri-kail-kepada-masyarakat-dari-pada-beri-ikan/</link>
		<comments>http://strateginasional.wordpress.com/2008/06/15/pm-australia-kevin-rudd-pemerintah-sebaiknya-beri-kail-kepada-masyarakat-dari-pada-beri-ikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 09:47:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sroestam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pemerintah sebaiknya beri rakyat Kail daripada Ikan]]></category>

		<category><![CDATA[Kail vs Ikan]]></category>

		<category><![CDATA[Masyarakat Miskin]]></category>

		<category><![CDATA[Pengentasan Kemiskinanan dengan Produksi Biofuel Rakyat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strateginasional.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Nasehat PM Autralia tersebut agar Pemerintah memberi Kail kepada
Masyarakat Miskin dari pada memberi Ikan, adalah sangat tepat pada
situasi dewasa ini di Indonesia, terutama saat kita menghadapi
meningkatnya harga BBM.
Jadi dari pada membagi-bagi dana BLT, alangkah lebih baik kalau dana itu
dipakai untuk membeli kail, berupa Mesin Pembuat Biofuel/Bioetanol
kecil-kecil, dan dibagikan kepada kelompok2 masyarakat miskin untuk
mengelola, meproduksi dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Nasehat PM Autralia tersebut agar Pemerintah memberi Kail kepada<br />
Masyarakat Miskin dari pada memberi Ikan, adalah sangat tepat pada<br />
situasi dewasa ini di Indonesia, terutama saat kita menghadapi<br />
meningkatnya harga BBM.</p>
<p>Jadi dari pada membagi-bagi dana BLT, alangkah lebih baik kalau dana itu<br />
dipakai untuk membeli kail, berupa Mesin Pembuat Biofuel/Bioetanol<br />
kecil-kecil, dan dibagikan kepada kelompok2 masyarakat miskin untuk<br />
mengelola, meproduksi dan menjual Biofuel kepada masyarakat sekitar<br />
mereka yang membutuhkannya. Ini akan dapat meningkatkan taraf hidup<br />
kelompok2 masyarakat miskin tersebut, menjadi masyarakat yang mampu dan<br />
bisa berdikari untuk jangka panjang.</p>
<p>Barangkali ini adalah hikmah dari naiknya harga BBM bagi masyarakat itu.</p>
<p>Dari perhitungan kasar kami, Dana Subsidi BBM/BLT sebesar Rp 50 Trilyun<br />
dapat dipakai untuk membeli 2 juta Mesin Biofuel @Rp 25 juta, dengan<br />
kemampuan produksi minimal 1000 liter/hari.</p>
<p>Bila ada 16 juta rakyat miskin, maka tiap kelompok terdiri dari 16<br />
juta/2 juta mesin = 8 orang per mesin Biofuel.</p>
<p>Revenue mesin per hari = 1000 x Rp 6000 = Rp 6 juta/hari, dibagi 8 orang<br />
(keluarga), maka penghasilan mereka adalah Rp 750.000/hari/keluarga,<br />
cukup untuk menjadikan mereka masyarakat kelas menengah yang mandiri.</p>
<p>Produksi Biofuel rakyat ini akan dapat mengurangi kebutuhan BBM DN<br />
Indonesia, sampai pada tahap kita tidak perlu meng-impor BBM, malah<br />
meng-export BBM. Jadi harga BBM di DN tidak lagi tergantung harga BM LN.<br />
Indonesia akan dapat bertahan dari kemelut membubungnya harga BBM LN.</p>
<p>Semoga saran ini didengar oleh Pemerintah dan para Pemimpin Indonesia<br />
untuk segera dilaksanakan.</p>
<p>Contoh mesin Bioetanol sudah banyak, termasuk buatan pak Darmoni Badri<br />
dan Pak Himawan yang sudah beroperasi di Jawa Tengah.</p>
<p>Silahkan ditanggapi.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/strateginasional.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/strateginasional.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strateginasional.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strateginasional.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strateginasional.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strateginasional.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strateginasional.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strateginasional.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strateginasional.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strateginasional.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strateginasional.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strateginasional.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strateginasional.wordpress.com&blog=2493368&post=17&subd=strateginasional&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strateginasional.wordpress.com/2008/06/15/pm-australia-kevin-rudd-pemerintah-sebaiknya-beri-kail-kepada-masyarakat-dari-pada-beri-ikan/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/sroestam-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sroestam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Strategi menghadapi makin meningkatnya Harga BBM: Produksi Biofuel Rakyat dan Penggunaan Energi Alternatif</title>
		<link>http://strateginasional.wordpress.com/2008/05/30/strategi-menghadapi-makin-meningkatnya-harga-bbm-produksi-biofuel-rakyat/</link>
		<comments>http://strateginasional.wordpress.com/2008/05/30/strategi-menghadapi-makin-meningkatnya-harga-bbm-produksi-biofuel-rakyat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 12:07:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sroestam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Strategi Jangka Panjang penyediaan BBM]]></category>

		<category><![CDATA[Krisis BBM]]></category>

		<category><![CDATA[Lankah tepat jangka panjang]]></category>

		<category><![CDATA[Produksi Biofuel Rakyat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strateginasional.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Kami sangat prihatin melihat perkembangan dan dampak kenaikan harga BBM D.N. yang mengikuti terus meningkatnya Harga BBM L.N., yang saat ini sudah mencapai US$135/barrel, dan diramalkan akan menuju ke US$200/barrel pada akhir tahun 2008 ini.
Kami sangat khawatir melihat langkah-langkah sesaat yang dilakukan oleh Pemerintah yang bersifat sangat jangka pendek, ibarat memadamlan kebakaran yang sedang berlangsung, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kami sangat prihatin melihat perkembangan dan dampak kenaikan harga BBM D.N. yang mengikuti terus meningkatnya Harga BBM L.N., yang saat ini sudah mencapai US$135/barrel, dan diramalkan akan menuju ke US$200/barrel pada akhir tahun 2008 ini.</p>
<p>Kami sangat khawatir melihat langkah-langkah sesaat yang dilakukan oleh Pemerintah yang bersifat sangat jangka pendek, ibarat memadamlan kebakaran yang sedang berlangsung, dan bukan langkah-langkah untuk mengatasi meningkatnya harga BBM di LN yang diikuti oleh naiknya Harga BBM D.N. secara jangka panjang dan permanen.</p>
<p>Kita perlu melihat keberhasilan Argentina saat terjadi Krisis Minyak tahun 1970-an, dimana Pemerintah dan Bangsa Argentina telah melakukan langkah yang tepat jangka panjang, yaitu mengalihkan sumber Bahan Bakar dari Biofuel yang berlimpah dinegeri itu. Saat ini Argentina bisa berlenggang kangkungmenghadapi kenaikan BBM Dunia, sebab negeri ini tidak perlu mengimpor BBM dari LN, walaupun harganya naik setinggi langit, tidak akan mempengaruhi mereka. Kuncinya, energi BBM dan alternatif Biofuel dapat dipenuhi dari sumber di dalam negeri, dan kalau berlebih dapat di-ekspor untuk makin meningkatkan Devisa Nasional.</p>
<p>Yang terjadi saat ini di Indonesia justru penanggulangan jangka pendek terhadap Krisis Mahalnya BBM di LN, diikuti berbagai demo menentang kenaikan harga BBM DN, dan perdebatan sengit dampaknya, apakah akan meningkatkan jumlah rakyat miskin atau malah mengurangi jumlah rakyat miskin dengan bantuan BLT.</p>
<p>Para Pemimpin negeri ini menjadi makin bingung dan tidak fokus untuk mencari solusi yang tepat jangak panjang untuk menyelamatkan kehidupan Bangsa Indonesia dalam beberapa tahun mendatang, apakah kita semua masih bisa selamat atau survive. Yang kita hadapai saat ini adalah persoalan hidup-mati Bangsa Indonesia. Untuk itu kita memerlukan sebuah pemikiran jernih untuk menghasilkan solusi yang strategis menghadapai Krisis makin meningkatnya harga BBM di  LN (dan juga di Indonesia).</p>
<p>Solusi yang akan kami sampaikan adalah merupakan solusi jangka pendek dan jangka panjang yang dapat menghentikan kenaikan harga BBM di D.N., walaupun harga BBM di L.N. masih akan terus meningkat, yaitu sbb:</p>
<ol>
<li>Meningkatkan jumlah pengendara sepeda untuk menuju ke Kantor, Sekolah, Universitas, belanja maupun untuk rekreasi. Untuk itu Pemerintah harus segera membangun sarana jalan sepeda, untuk melindungi dan memberikan kenyamanan bersepeda di berbagai kota.</li>
<li>Kurangi penggunaan kendaraan ber-cc besar, gunakanlah kendaraan ber-cc kecil dan sepeda motor, demi menghemat penggunaan BBM secara nasional.</li>
<li>Bagi masyarakat yang bertempat tinggal jauh dari kantor atau tujuan mereka lainnya, direkomendasikan untuk menggunakan sarana angkutan umum. Pemerintah/Pemda diminta untuk menambah ketersediaannya.</li>
<li>Bagi para Eksekutif dan Staff White Collar, disarankan untuk melakukan budaya kerja baru Teleworking, kerja dari rumah atau lokasi Warnet dan Hot Spots WiFi yang terdekat, untuk menghemat BBM dan sekaligus mengurangi kemacetan lalulintas kota.</li>
<li>Masyarakat dihimbau untuk menggunakan makin banyak Energi Alternatif untuk kebutuhan listrik, memasak, dll, yaitu menggunakan Energi Gas Alam (LNG), Batubara, Energi Surya, Angin, Air Terjun, Ombak Laut, Panas Bumi, dan Biofuel dari Tanaman Jarak, Enau, Tebu, Kelapa Sawit, Gas dari Kotoran Sapi, bahan bakar dari Briket Arang limbah kota, Serbuk Gergaji, Kayu, dahan dan ranting-ranting.</li>
<li>Untuk menambah penghasilan masyarakat dan rakyat pada umumnya, maka ditiap rumah agar memproduksi berbagai jenis biofuel untuk kebutuhan sendiri tiap hari, dan kelebihannya dapat dijual untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia.</li>
</ol>
<p>Bila ke-enam langkah tersebut dapat dikoordinasikan serta dilaksanakan secara bersama, serentak dan konsisten oleh Pemerintah dan para Pemimpin Bangsa ini, maka kami percaya bahwa krisis energi yang berdampak juga pada krisis pangan di Indonesia akan dapat berlalu dalam waktu yang tidak terlalu lama, sebelum semuanya menjadi terlambat.</p>
<p>Semoga pemikiran ini dapat diterima oleh Pemerintah dan para Pemimpin Bangsa Indonesia, demi menyelamatkan bangsa ini dari keterpurukan akibat meningkatnya Harga BBM di LN dan di DN.</p>
<p>Melalui kebersamaan, ketekunan dan keuletan berusaha, Insya Allah bangsa Indonesia dapat keluar dari Krisi BBM dan Krisis Pangan saat ini.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/strateginasional.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/strateginasional.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strateginasional.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strateginasional.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strateginasional.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strateginasional.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strateginasional.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strateginasional.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strateginasional.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strateginasional.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strateginasional.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strateginasional.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strateginasional.wordpress.com&blog=2493368&post=16&subd=strateginasional&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strateginasional.wordpress.com/2008/05/30/strategi-menghadapi-makin-meningkatnya-harga-bbm-produksi-biofuel-rakyat/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/sroestam-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sroestam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dapatkah Perubahan Budaya Kerja Teleworking Mencegah kenaikan Harga BBM Dalam Negeri?</title>
		<link>http://strateginasional.wordpress.com/2008/05/16/dapatkah-perubahan-budaya-kerja-teleworking-mencegah-kenaikan-harga-bbm-dalam-negeri/</link>
		<comments>http://strateginasional.wordpress.com/2008/05/16/dapatkah-perubahan-budaya-kerja-teleworking-mencegah-kenaikan-harga-bbm-dalam-negeri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 10:40:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sroestam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Teleworking vs Kenaikan BBM]]></category>

		<category><![CDATA[Teleworking]]></category>

		<category><![CDATA[Kenaikan BBM]]></category>

		<category><![CDATA[Net Exporter Energy]]></category>

		<category><![CDATA[Net Importer Energy]]></category>

		<category><![CDATA[Energi Alternatif]]></category>

		<category><![CDATA[Extensifikasi Energi Alternatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strateginasional.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah Kabinet Indonesia Bersatu dalam hari-hari ini sedang dalam proses memantapkan kebijakan untuk menaikkan harga BBM, sebagai salah satu cara untuk mengurangi subsidi BBM akibat dari naiknya harga-harga minyak mentah di Pasar Internasional.
Indonesia dahulunya adalah termasuk negara peng-ekspor minyak dunia dan sampai saat ini masih menjadi Anggota OPEC (Organisasi Negara-negara Peng-ekspor Minyak), walaupun saat ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-bottom:0;">Pemerintah Kabinet Indonesia Bersatu dalam hari-hari ini sedang dalam proses memantapkan kebijakan untuk menaikkan harga BBM, sebagai salah satu cara untuk mengurangi subsidi BBM akibat dari naiknya harga-harga minyak mentah di Pasar Internasional.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Indonesia dahulunya adalah termasuk negara peng-ekspor minyak dunia dan sampai saat ini masih menjadi Anggota OPEC (Organisasi Negara-negara Peng-ekspor Minyak), walaupun saat ini Indonesia sudah menjadi negara yang meng-impor minyak (net oil importing country), sebab kebutuhan akan minyak mentah Indonesia sudah mencapai 1,2 juta barrel per hari, versus Produksi Minyak Mentah sebesar sekitar 1 juta barrel per hari. Namun perlu kita ketahui bahwa Indonesia juga adalah peng-ekspor Gas Bumi (LNG) terbesar di dunia, peng-ekspor Batubara, dan peng-ekspor terbesar CPO yang dapat digunakan sebagai Biofuel.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Kalau saja berbagai bentuk energi tersebut diatas dapat dipertukarkan, maka sebenarnya Indonesia adalah negeri “Net Exporter of Energy”. Sehingga secara makro, maka dampak kenaikan harga BBM dunia malah akan sangat menguntungkan Indonesia, bertambahnya Devisa Negara karena sebagai “Net Exporter of Energy”. Dana besar ini malah dapat dipakai untuk mensejahterakan Rakyat Indonesia.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Di Indonesia telah pula diketahui banyak sumber energi alternatif sebagai supplement atau pengganti energi BBM, yaitu:</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">Biogas yang berasal dari kotoran 	sapi,</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">Etanol yang berasal dari tanaman 	Enau (satu pohon enau dapat menghasilkan 1-liter etanol murni) yang 	merupakan biofuel.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">Briket Arang yang dibuat dari 	sampah kota (diproduksi di Ciamis dengan harga Rp 1.600/kg briket 	arang),</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">Bahan bakar dari serbuk gergaji 	(di lokasi-lokasi penggergajian kayu), dll</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">Energi matahari yang diubah 	menjadi energi listrik dengan Solar Panel (dipakai di pedalaman 	Kalimantan Tengah),</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">Energi Ombak yang diubah menjadi 	energi listrik di Panati Selatan Pulau Jawa.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">Energi Angin yang dapat 	dikombinasikan dengan energi matahari untuk mengisi Battery 	Penyimpan Energi Listrik,</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir 	(PLTN)</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;">Itu semua kalau secara intensif dan dilakukan secara terkoordinasi di seluruh Indonesia, maka hasilnya akan berupa pengurangan kebutuhan BBM yang cukup signifikan.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Kembali kepada topik utama, maka kami akan uraikan bahwa dengan merubah budaya kerja dari bekerja masuk kekantor tiap hari (5-hari atau 6-hari kerja), menjadi budaya bekerja jarak jauh atau Teleworking, Indonesia akan dapat menghemat pemakaian BBM lebih banyak lagi. Dengan Teleworking, maka para karyawan tidak lagi harus masuk kantor tiap hari, tetapi cukup masuk kantor 1 -hari atau 2-hari saja dalam 1-minggu.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Sudah tentu tidak semua jenis pekerjaan dapat dilaksanakan secara jarak jauh. Yang cocok untuk kerja jarak jauh adalah pekerjaan para Top Executives, Managers, dan karyawan yang hanya memerlukan kerja otak saja yang dapat melaksanakan kerja jarak jauh. Masuk kantor secara fisik hanya diperlukan saat akan konsultasi dengan Pimpinan atau Staff, dan rapat-rapat yang memerlukan kehadiran fisik.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Di Indonesia saat ini terdapat sejumlah 27 juta orang yang sehari-harinya biasa mengakses Internet untuk berbagai keperluan bisnis maupun non-bisnis. Dengan asumsi bahwa hanya 50%-nya dari jumlah tersebut diatas yang dapat atau mau melakukan Teleworking (Kerja Jarak Jauh), dan asumsi penghematan BBM sebesar 5-liter per hari per orang, maka Total penghematan BBM dapat mencapai:</p>
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">27-jutax50%x5-liter = 67,5 juta 	liter per hari, atau</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">67,5-juta liter x 360 hari = 24,27 	juta liter per tahun</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-bottom:0;">Dengan harga Bensin rata-rata Rp 5000/liter, maka akan dihemat dana subsidi BBM sebesar Rp 121,35 milyar per tahun.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Keuntungan lainnya dari penerapan Budaya Teleworking adalah berkurangnya kepadatan lalulintas, sehingga memperlancar transportasi di kota-kota besar di Indonesia.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Kesimpulan dari analisis ini:</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">Dampak terbesar yang dapat diperoleh untuk mencegah naiknya Harga BBM di dalam negeri adalah melalui pengaturan pendapatan negara dari hasil penjualan Ekspor Energi Indonesia, sebab Indonesia adalah “Net Exporter Energy”, serta restrukturisasi penggunaan BBM di dalam negeri (tingkatkan pemakaian energi dari gas bumi, dan kurangi pemakaian energi BBM).</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">Extensifikasikan penggunaan Energi 	Alternatif untuk menghemat BBM</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;">Kembangkan Budaya Kerja Jarak 	Jauh, yang dapat menghemat energi BBM secara moderat, serta 	mengurangi kemacetan lalulintas.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;">Semoga dapat menjadi bahan pertimbangan para Pemimpin di negeri ini dalam upaya mensejahterakan Rakyat Indonesia.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/strateginasional.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/strateginasional.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strateginasional.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strateginasional.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strateginasional.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strateginasional.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strateginasional.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strateginasional.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strateginasional.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strateginasional.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strateginasional.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strateginasional.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strateginasional.wordpress.com&blog=2493368&post=15&subd=strateginasional&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strateginasional.wordpress.com/2008/05/16/dapatkah-perubahan-budaya-kerja-teleworking-mencegah-kenaikan-harga-bbm-dalam-negeri/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/sroestam-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sroestam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Cerdas dan Efektif untuk Menangkal Penyebaran Film Fitna</title>
		<link>http://strateginasional.wordpress.com/2008/04/12/cara-cerdas-dan-efektif-untuk-menangkal-penyebaran-film-fitna/</link>
		<comments>http://strateginasional.wordpress.com/2008/04/12/cara-cerdas-dan-efektif-untuk-menangkal-penyebaran-film-fitna/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2008 02:21:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sroestam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Menangkal Film Fitna]]></category>

		<category><![CDATA[Cara Cerdas dan Efektif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strateginasional.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[

Para Pemirsa yang Budiman,

Siapakah yang ingin kita proteksi dari Menonton Film FTNA?
Apakah Pemisa di Indonesia ataukah Pemirsa di Luar Negeri?

Menurut saya, logikanya seharusnya Pemirsa di Luar Negeri yang ingin kita larang menonton Film Fitna, sebab Pemirsa di Indonesia sudah tahu bahwa Film Fitna itu dibuat untuk memfitnah atau menjelekkan ummat Islam, sehingga mereka paling banter [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p>Para Pemirsa yang Budiman,</p>
<ul>
<li>Siapakah yang ingin kita proteksi dari Menonton Film FTNA?</li>
<li>Apakah Pemisa di Indonesia ataukah Pemirsa di Luar Negeri?</li>
</ul>
<p>Menurut saya, logikanya seharusnya Pemirsa di Luar Negeri yang ingin kita larang menonton Film Fitna, sebab Pemirsa di Indonesia sudah tahu bahwa Film Fitna itu dibuat untuk memfitnah atau menjelekkan ummat Islam, sehingga mereka paling banter menonton sekali saja, sesudah itu akan bosan.</p>
<p>Sedangkan para Pemirsa di Luar Negeri yang umumnya kurang faham tentang Islam, akan terpengaruh dari hasil menonton Film FITNA itu, sehingga mereka akan memiliki pandangan yang negatif terhadap ummat Islam.</p>
<p>Kalau pemikiran saya ini yang benar, maka segala upaya yang selama ini dilakukan adalah upaya yang TERBALIK, kita keliru dengan memblokir akses Pemirsa di Indonesia. Demikian juga kesepakatan dengan Google, adalah kesepakatan yang Terbalik. Seharusnya Pemirsa di Luar Negeri yang dilarang nonton Film Fina itu, atau seharusnya Film Fitna itu dihapus dari Youtube.com.</p>
<p>Jadi langkah yang lebih tepat adalah sbb:</p>
<ol>
<li>Mengirim sebanyak-banyaknya Flag di Situs URL Youtube yang mengandung isi Film Fitna, agar Content ini dihapus oleh Admiistrator Youtube.com.</li>
<li>Membuat sebanyak-banyaknya Content dengan judul FITNA, tetapi isinya meng-counter isi Film Fitna Asli dari Geert Wilders, sehingga Content Fitna asli ini akan tenggelam di lautan Content Fitna yang meng-counter isi asli Film Finta itu.</li>
</ol>
<p>Silahkan berikan pendapat Anda melalui Polling di URL:</p>
<p><a href="http://masyarakatinformasi.blogspot.com">KLIK DISINI</a></p>
</div>
</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/strateginasional.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/strateginasional.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strateginasional.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strateginasional.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strateginasional.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strateginasional.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strateginasional.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strateginasional.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strateginasional.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strateginasional.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strateginasional.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strateginasional.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strateginasional.wordpress.com&blog=2493368&post=14&subd=strateginasional&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strateginasional.wordpress.com/2008/04/12/cara-cerdas-dan-efektif-untuk-menangkal-penyebaran-film-fitna/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/sroestam-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sroestam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TIPS agar Tidak Memakai Software Illegal</title>
		<link>http://strateginasional.wordpress.com/2008/03/20/tips-agar-tidak-memakai-software-illegal/</link>
		<comments>http://strateginasional.wordpress.com/2008/03/20/tips-agar-tidak-memakai-software-illegal/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2008 01:56:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sroestam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Software Legal vs Illegal]]></category>

		<category><![CDATA[Hasi Survey 73% SW Illegal vs 26% Legal]]></category>

		<category><![CDATA[Illegal vs Legal]]></category>

		<category><![CDATA[Open Source]]></category>

		<category><![CDATA[Plata Software Suite]]></category>

		<category><![CDATA[Proprietary]]></category>

		<category><![CDATA[Survey/Polling]]></category>

		<category><![CDATA[Tips agar Tidak Pakai SW Illegal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strateginasional.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[PRESS RELEASE Hasil Survey/Polling Penggunaan Software Illegal sampai dengan hari ke-5 Kamis, 20 Maret 2008 menghasilkan Score sbb:
Operating System Proprietary (Windows/Mac) Legal dan SW Aplikasi Proprietary Legal: 9 (3%)
Operating System Proprietary (Windows/Mac) Legal dan SW Aplikasi Open Source: 26 (9%)
Operating System Linux dan SW Aplikasi Open Source: 41 (14%)
Operating System Proprietary (Windows/Mac) Illegal dan SW [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>PRESS RELEASE Hasil Survey/Polling Penggunaan Software Illegal sampai dengan hari ke-5 Kamis, 20 Maret 2008 menghasilkan Score sbb:</p>
<p><b>Operating System Proprietary (Windows/Mac) Legal dan SW Aplikasi Proprietary Legal: 9 (3%)<br />
Operating System Proprietary (Windows/Mac) Legal dan SW Aplikasi Open Source: 26 (9%)<br />
Operating System Linux dan SW Aplikasi Open Source: 41 (14%)<br />
Operating System Proprietary (Windows/Mac) Illegal dan SW Aplikasi Open Source: 6 (2%)<br />
Operating System Proprietary (Windows/Mac) Illegal dan SW Aplikasi Illegal (atau Legal+Illegal): 204 (71%)</b></p>
<p>Total Responden adalah 286 orang, dan rasio Penggunaan SW Illegal vs SW Legal adalah sebesar<b> 73% (210 responden) vs 26% (76 responden).</b></p>
<p>Walaupun % Penggunaan SW Illegal hasil Survey/Polling ini sebesar 77%, yang masih dibawah angka yang sering dikutip pihak asing sebesar 85%, namun kami khawatir bila angka tersebut meningkat mendekati 85% atau bisa jadi lebih besar dari angka tersebut diatas, sejalan dengan meningkatnya jumlah pesarta Survey/Polling.</p>
<p>Ada empat penyebab utama mengapa banyak para pemakai Komputer/PC/Laptop di Indonesia memakai SW Illegal, yaitu:</p>
<p>1.Harga Software Proprietary yang sangat tinggi dibandingkan dengat daya beli masyarakat Indonesia pada umumnya, menyebabkan banyak yang mengambil jalan pintas untuk melakukan pembajakan Software Proprietary.<br />
2.Kebiasaan Masyarakat Indonesia pada umumnya yang sudah mendarah-daging menggunakan Software Proprietary berbasiskan MS Windows.<br />
3.Murahnya dan mudahnya Masyarakat Indonesia untuk memperoleh Software-software Proprietary Bajakan.<br />
4.Kurangnya sosialisasi dan promosi penggunaan Software Open Source sebagai alternatif yang sangat tepat, karena dapat diperoleh secara gratis atau murah tanpa melanggar UU HAKI.</p>
<p>Dalam kerangka untuk membangun Masyarakat Indonesia yang tertib hukum dan dalam rangka untuk meningkatkan citra Bangsa dan Negara Indonesia di dunia Internasional, maka kami menyarankan agar:</p>
<p>1.Bagi Perusahaan/Lembaga/Instansi/Individu yang memiliki dana yang cukup, maka dipersilahkan untuk menggunakan Software-software Proprietary Legal (ber-Lisensi) sesuai kebutuhannya.<br />
2.Bagi Perusahaan/Lembaga/Instansi/Individu yang hanya memiliki dana yang terbatas, maka direkomendasikan untuk menggunakan:</p>
<ul>
<li>Software Operating System Proprietary (Windows/Mac) yang Legal (ber-Lisensi) dan Software Aplikasi Open Source atau kombinasi SW Aplikasi Open Source dan Proprietary Legal</li>
</ul>
<ul>
<li>Operating System Open Source (LINUX) dan SW Aplikasi Open Source</li>
</ul>
<p>Kami ingin tambahkan pula bahwa saat ini telah tersedia di Internet yang dapat di-download secara gratis, sebuah paket lengkap Software2 Aplikasi, yaitu Multimedia Office dari Plata Software buatan Spanyol (ber-lisensi GPL -General Public License), yang berisikan:</p>
<p><i><b>1.MultimediaOffice Audacity Sound Editor<br />
2.MultimediaOffice Base (Data Base)<br />
3.MultimediaOffice Calc (Excel)<br />
4.MultimediaOffice Draw (Paint)<br />
5.MultimediaOffice GIMP Image Editor (Photoshop)<br />
6.MultimediaOffice Impress (Power Point)<br />
7.MultimediaOffice Math (Mathematical expressions)<br />
8.MultimediaOffice Opera web Browser<br />
9.MultimediaOffice Thunderbird e-mail (Outlook Express)<br />
10.MultimediaOffice Virtual Dub Video<br />
11.MultimediaOffice Writer (Word)</b></i></p>
<p>Kesemuanya di-kompress dalam satu file sebesar 52 Mbytes.<br />
Lokasi URL dari Plata Software Inc,. adalah di:</p>
<p><a href="http://www.platasoft.eu/main/?">http://www.platasoft.eu/main/?</a></p>
<p>Kami harapkan informasi ini dapat dengan drastis menurunkan Tingkat Penggunaan Software Illegal di Indonesia, bila mungkin menjadi yang ter-rendah di Dunia. Insya Allah!</p>
<p>Agar Hasil Survey dapat diyakini kebenarannya, maka diperlukan jumlah Responden yang cukup banyak dan cukup Representatif. Oleh karena itu kami menghimbau agar kawan2 yang belum memberikan Voting agar melakukannya melalui URL sbb:</p>
<p><a href="http://duniatelematika.blogspot.com/"><b>http://duniatelematika.blogspot.com/</b></a></p>
<p>Terimakasih atas kerjasama dam partisipasinya.</p>
<p>Wassalam,<br />
S Roestam</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/strateginasional.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/strateginasional.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strateginasional.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strateginasional.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strateginasional.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strateginasional.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strateginasional.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strateginasional.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strateginasional.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strateginasional.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strateginasional.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strateginasional.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strateginasional.wordpress.com&blog=2493368&post=13&subd=strateginasional&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strateginasional.wordpress.com/2008/03/20/tips-agar-tidak-memakai-software-illegal/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/sroestam-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sroestam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips buat Capres Pemilu 2009: Internet, Web 2.0 dan Viral Marketing menjadi penentu Kemenangan</title>
		<link>http://strateginasional.wordpress.com/2008/03/06/tips-buat-capres-pemilu-2009-internet-web-20-dan-viral-marketing-menjadi-penentu-kemenangan/</link>
		<comments>http://strateginasional.wordpress.com/2008/03/06/tips-buat-capres-pemilu-2009-internet-web-20-dan-viral-marketing-menjadi-penentu-kemenangan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 00:22:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sroestam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tips buat Capres 2009]]></category>

		<category><![CDATA[Blogs]]></category>

		<category><![CDATA[contoh buat Capres Indonesia]]></category>

		<category><![CDATA[Facebook]]></category>

		<category><![CDATA[Flickr]]></category>

		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<category><![CDATA[Keberhasilan Barack Obama]]></category>

		<category><![CDATA[MySpace]]></category>

		<category><![CDATA[Slide Show]]></category>

		<category><![CDATA[Streaming Video]]></category>

		<category><![CDATA[Viral Marketing]]></category>

		<category><![CDATA[Web 2.0]]></category>

		<category><![CDATA[YouTube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strateginasional.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Internet dan Web 2.0 diramalkan akan menjadi penentu kunci kemenangan Pemilu 2009. Telah banyak buktinya bahwa dengan cepatnya penyebaran informasi kepada masyarakat melalui teknologi Web 2.0 seperti Blog, Interactive Web (AJAX), Streaming Video YouTube, Slideshow Flickr bagaikan virus ganas yang menyebar cepat keseluruh penjuru dunia (Viral Marketing).
 Kita saksikan bagaimana peringkat Kandidat CaPres AS Barrack [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Internet dan Web 2.0 diramalkan akan menjadi penentu kunci kemenangan Pemilu 2009. Telah banyak buktinya bahwa dengan cepatnya penyebaran informasi kepada masyarakat melalui teknologi Web 2.0 seperti Blog, Interactive Web (AJAX), Streaming Video YouTube, Slideshow Flickr bagaikan virus ganas yang menyebar cepat keseluruh penjuru dunia (Viral Marketing).</p>
<p><a href="http://strateginasional.wordpress.com/2008/03/06/tips-buat-capres-pemilu-2009-internet-web-20-dan-viral-marketing-menjadi-penentu-kemenangan/barack-obama/" rel="attachment wp-att-12" title="Barack Obama"><img src="http://strateginasional.files.wordpress.com/2008/03/obamabarack.jpg" alt="Barack Obama" /></a> Kita saksikan bagaimana peringkat Kandidat CaPres AS Barrack Obama dapat naik tajam melalui music video yang inspirasional berjudul: “Yes We Can” yang mirip slogan kemenangan Bapak Presiden SBY: “Bersama Kita Bisa”, dimana Barrack Obama sebagai bintangnya dan lyrics yang diambil dari pidatonya di acara kampanye pembukaan di New Hampshire, USA. Kepopuleran streaming video kampanye melalui YouTube itu karena hal ini adalah yang pertama kali dilakukan untuk Kampanye CaPres AS (Teori marketing: Yang Pertama adalah yang akan menjadi Leader). Pembuatan Streaming Video ini bukan atas inisiatif pribadi Obama, melainkan inisiatif beberapa artis Hip-Hop yang menginginkan agar Obama menang dalam Pemilu 2008 di AS.</p>
<p>Partisipasi sosial masyarakat menggunakan media Internet dalam Kampanye CapRes AS 2008 merupakan contoh trends yang sedang berjalan saat ini.  Bila dalam Kampanye CaPres 2004 di AS digunakan Kehadiran Web secara statis, maka dalam tahun 2008 dipakai Kehadiran Web 2.0 yang dinamis (Web 2.0 Presence), dimana selain info tentang CaPres yang statis, juga ada proses partisipasi social masyarakat melalui networking di Internet, Blogs, Situs Socio-Video, embedded Widgets dan lain-lain lagi yang mampu menjangkau jutaan pemirsa/voters dalam waktu sangat singkat!</p>
<p>Di AS saat ini mayoritas kandidat partai Demokrat maupun Republik sudah memiliki Blog di MySpace dan Facebook yang populer, untuk menjangkau jutaan pemilih dan berinteraksi dengan mereka.</p>
<p>Web 2.0 Viral marketing Strategy Barack Obama yang berhasil adalah sbb:</p>
<ol>
<li>Membuat Situs web 	my.BarackObama.com</li>
<li>Mengisi konten Streaming Video 	“Yes We Cam” di Situs Web tersebut diatas.</li>
<li>Menyarankan para pendukungnya membuat Blog di Facebook dan MySpace, dan mengisi dengan konten Streaming Video “Yes We Can” dari Obama agar dilihat masyarakat	(Viral Marketing – jumlahnya meningkat secara exponensial).</li>
<li>Melalui Situs my.BarackObama.com, dibangun Komunitas Blogs para pendukungnya.</li>
<li>Mengisi Blogs para pendukungnya dengan berbagai aktivitas bersama, a.l. Pengumpulan Dana, saran, pendapat dan dukungan kepada kandidat CaPres, komunikasi antar pendukung, dsb.</li>
</ol>
<p>Di Era Masyarakat Informasi ini, peran diskusi interaktif yang intelligent melalui Komunitas Blog para pendukung Barack Obama merupakan sebuah langkah yang strategis untuk mengisi pikiran (mind) para pendukungnya untuk lebih mantap lagi selaku calon voters dalam Pemilu AS tahun 2009. Kesimpulannya, melalui sarana dunia maya ini, Barack Obama akan menjadi pemenang dalam perebutan “pikiran” atau “mind” pemilih (voters) Amerika Serikat.</p>
<p>Dengan makin meningkatnya jumlah peng-akses Internet di Indonesia, terutama di kalangan Generasi Muda, maka peran Kampanye Viral Marketing Barack Obama dapat dijadikan contoh bagi para CaPres Pemilihan Presiden tahun 2009.</p>
<p>just in my ability to bring about real change in Washington&#8230;Semoga bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara.</p>
<p>Berikut ini adalah contoh dukungan kepada Capres Barack Obama melalui Komunitas Blog-nya sbb:</p>
<div class="body">A <i><b>peaceful world</b></i>, a <i><b>save and secure country</b></i>, <b><i>freedom of speech, freedom of expression</i></b>, a <b><i>world leader of democracy</i></b> are the current <b><i>dreams</i></b> of the majority of the people of the United States of America that had been<b><i> lost for many years</i></b>. It is the time for all of us to elect a <b><i>new Leader</i></b> who is<b><i> capable to make the change</i></b> in our country and society to fulfil our long awaited dreams. We need a leader with a peaceful mind, having a clear <b><i>understanding</i></b> of the need of his people, <b><i>willing to listen</i></b> to his people, a <b><i>man of integrity</i></b> and <i><b>strong</b><b> determination</b></i>  to make the necessary change in the United States of America.Among the many US Presidential Candidates that we have seen and met so far, only <b><i>Barack Obama</i></b> is the <i><b>most suitable</b></i> one to become the next<i><b> US President</b></i> for the period of <i><b>2009-2014</b></i>, who best met the leadership criteria stated above.Let us from now on we combine our mind, energy and resources to support the suuccessful election of Barack Obamae in the coming US Presidential election. <i><b></b></i></div>
<div class="body"></div>
<div class="body"><i><b>Together We Can, Yes We Can! </b></i></div>
<div class="body">Let us cast our <b><i>vote for Barack Obama</i></b>!</p>
<p>Barack Obama: &#8220;I&#8217;M ASKING YOU TO BELIEVE..Not just the real change in Washington&#8230;. I&#8217;m asking you to believe in yours.&#8221;</p>
<p>Mas Barack, Abang dapat satu tambahan vote dari Indonesia!</p></div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/strateginasional.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/strateginasional.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strateginasional.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strateginasional.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strateginasional.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strateginasional.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strateginasional.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strateginasional.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strateginasional.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strateginasional.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strateginasional.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strateginasional.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strateginasional.wordpress.com&blog=2493368&post=11&subd=strateginasional&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strateginasional.wordpress.com/2008/03/06/tips-buat-capres-pemilu-2009-internet-web-20-dan-viral-marketing-menjadi-penentu-kemenangan/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/sroestam-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sroestam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://strateginasional.files.wordpress.com/2008/03/obamabarack.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Barack Obama</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyeimbangkan Pendidikan Komersiil dengan e-Learning/e-Education</title>
		<link>http://strateginasional.wordpress.com/2008/02/23/menyeimbangkan-pendidikan-komersiil-dengan-e-learninge-education/</link>
		<comments>http://strateginasional.wordpress.com/2008/02/23/menyeimbangkan-pendidikan-komersiil-dengan-e-learninge-education/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 02:25:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sroestam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[e-Education]]></category>

		<category><![CDATA[e-Learning]]></category>

		<category><![CDATA[Komersialisasi Pendidikan]]></category>

		<category><![CDATA[keseimbangan Pendidikan]]></category>

		<category><![CDATA[berbayar mahal vs gratis atau murah]]></category>

		<category><![CDATA[Open Course Ware]]></category>

		<category><![CDATA[MIT]]></category>

		<category><![CDATA[ilmukomputer.com]]></category>

		<category><![CDATA[pelestarian kelompok kaya]]></category>

		<category><![CDATA[integrasi vertikan antar kelompok]]></category>

		<category><![CDATA[CSR]]></category>

		<category><![CDATA[Akses Internet Murah]]></category>

		<category><![CDATA[Broadband Internet]]></category>

		<category><![CDATA[kesenjangan sosial]]></category>

		<category><![CDATA[adil]]></category>

		<category><![CDATA[makmur]]></category>

		<category><![CDATA[Dana DEPDIKNAS Rp 47 Trilyun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strateginasional.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Komersialisasi pendidikan sebagaimana diuraikan oleh Pak Widodo Dwi Putro, Peneliti LP3ES di harian Kompas, akan menimbulkan makin besarnya kesenjangan sosial Kelompok orang-orang Kaya dan Kelompok Rakyat Miskin, serta pelestarian Kelompok orang-orang kaya, serta mengubur kemungkinan proses migrasi vertikal kelas bawah ke kelas diatasnya. Ini menentang Cita-cita Nasional Pendirian Republik Indonesia yang ingin membuat negeri ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Komersialisasi pendidikan sebagaimana diuraikan oleh Pak Widodo Dwi Putro, Peneliti LP3ES di harian Kompas, akan menimbulkan makin besarnya kesenjangan sosial Kelompok orang-orang Kaya dan Kelompok Rakyat Miskin, serta pelestarian Kelompok orang-orang kaya, serta mengubur kemungkinan proses migrasi vertikal kelas bawah ke kelas diatasnya. Ini menentang Cita-cita Nasional Pendirian Republik Indonesia yang ingin membuat negeri ini menjadi negeri yang aman, makmur, adil, sejahtera, gemah ripah loh jinawi, bagi seluruh rakyatnya, dan upaya untuk menghilangkan atau mengurangi kesenjangan sosial diantara masyarakatnya.</p>
<p>Pendidikan yang baik memang memerlukan dana yang besar, dan kami pribadi tidak menentang kenyataan ini. Tetapi komersialisasi Pendidikan tanpa adanya alternatif lain untuk mengimbanginya akan menyebabkan orang berlomba2 untuk memperoleh pendidikan di Universitas atau Sekolah yang terkenal, baik di DN maupun di LN. Ujung-ujungnya bagi kelompok kaya, ada yang mencari jalan pintas agar dapat gelar S2 dan S3 dari Universitas/Sekolah begengsi dengan mengucurkan dana yang besar agar mendapatkan kemudahan-kemudahan.</p>
<p>Oleh karena itu, kita semua sebagai warga Negara Republik Indonesia yang mencintai negeri ini agar bisa mencapai cita-cita yang kita inginkan sesuai piagam pendirian Republik ini perlu mencari jalan alternatif pendidikan lain yang terjangkau masyarakat Indonesia yang kurang mampu.</p>
<p>Mengingat saat ini Indonesia telah berhasil mengembangkan jaringan Akses Internet Berpita Lebar (Broadband Internet Network) yang cukup luas jangkauannya, maka kami ingin mengusulkan agar Pemerintah/Masyarakat/Swasta untuk mengembangkan suatu alternatif pendidikan melalui jaringan ini, yang biasa disebut sebagai e-Learning/e-Education, Pendidikan secara Online.</p>
<p>Materi untuk pendidiak atau Kontent untuk pendidikan ini sudah banyak tersedia dari berbagai sumber Universitas-universitas besar di LN, seperti dari Massachusets Institute of Technology (MIT) Open Course Ware yang sudah tersedia secara gratis sebanyak 1800 subyek pendidikan, dan dari yang lainnya. Dari Indonesia juga sudah ada tersedia antara lain di Web http://ilmukomputer.com, dan lainnya lagi, seperti dari Perpustakaan Online Dr. Onno W. Purbo.</p>
<p>Agar hal ini dapat terjadi, maka perlu ada kesepakatan bersama diantara kita, dan yang lebih penting adanya Akreditasi dari DEPDIKNAS, bahwa pendidikan online ini, asalkan diselenggarakan secara baik dan teratur sesuai persyaratan yang ditentukan DEPDIKNAS, maka para lulusannya berhak menyandang gelar pendidikan yang setara dengan Pendidikan yang Komersiil tersebut diatas. Bila perlu, ujian kenaikan kelas atau tingkat dan ujian akhir dilakukan bersamaan dengan ujian di berbagai Sekolah2 atau Universitas2 yang begengsi, untuk menghindari tuduhan bahwa produk Sekolah/Universitas Online ini tidak bermutu. Para siswa/mahasiswa sekolah/Universitas Online ini dipersaingkan dengan para Siswa/Mahasiswa sekolah/univesitas komersiil bergengsi tersebut.</p>
<p>Lalu bagaimanakah para siswa/mahasiswa sekolah/universtas Online itu? Ada berbagai cara:</p>
<p>1. Di tempat-tempat umum yang dibangun khusus untuk Akses Gratis Internet untuk siswa/mahasiswa oleh Pemerinah (Depdiknas), Swasta, atau Lembaga Non-Profit, seperti di Perpustakaan Umum, Hot Spots WiFi di Mall, Cafe, Warnet, Taman, dsb. Untuk yang akses gratisan, maka di layar PC atau Laptop diperbolehkan dipasang iklan produk atau jasa sebagai imbalannya.</p>
<p>2. Bila siswa/mahasiswa sudah memiliki PC atau Laptop, baik milik sendiri atau fasilitas perusahaan tempatnya bekerja, maka mereka dapat melakukan akses ke materi-materi atau kuliah pendidikan yang dipilihnya, gratis atau berbayar murah.</p>
<p>3. Untuk materi pendidikan atau kuliah, dibuat di DN atau dari terjemahan dari Open Course Ware (OCW) produk berbagai Univesitas atau sekolah di LN, dan agar didapat secara gratis.</p>
<p>4. Pemerintah melaui DEPDIKNAS agar memberikan subsidi kepada Penyelenggara Pendidikan Online ini dari sebagian dana APBN untuk pendidikan yang Rp 49 Trilyun tersebut. Subsidi atau Kontribusi dana ini dapat pula diberikan oleh perusahaan-perusahaan Swasta, Operator-operator Telekomunikasi, dll, sebagai kewajiban Community Social Responsibility (CSR).</p>
<p>5. Untuk menghemat biaya Akses Internet, di lokasi-lokasi Pendidikan tersebut diatas juga disediakan Akses Offline, dengan menyimpan data-data Course Ware tertentu yang sangat populer, di Harddisk PC/Laptop, atau Pusat Server Jaringan LAN.</p>
<p>6. Diadakan kerjasama khusus antara Organisasi Warnet dengan Organisasi Penyelenggara Online Education/Learning ini.</p>
<p>e-Education/e-Learning vs Pendidikan Komersiil ini analogi-nya adalah Open Source Software/Free OSS vs Software Proprietary, dimana keduanya tetap exist untuk menjadi pilihan masyarakat.</p>
<p>Mohon kiranya dapat diberikan tanggapan, saran atau kritik, sehingga dapat dibuat sebuah kesimpulan untuk dilaksanakan bersama.<br />
Semoga bemanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara.</p>
<p>Wassalam,<br />
S Roestam<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Komersialisasi Pendidikan: Widodo Dwi Putro</p>
<p>[kompas] SEJUMLAH perguruan tinggi negeri (PTN) besar berlomba membuka<br />
&#8220;jalur khusus&#8221; penerimaan mahasiswa baru dengan memasang tarif Rp 15<br />
juta sampai Rp 150 juta. Berbagai langkah PTN itu ditempuh menyusul<br />
kebijakan dijadikannya kampus sebagai Badan Hukum Milik Negara, yang<br />
tidak lagi mendapat subsidi melainkan diharuskan mencari dana sendiri<br />
(Kompas, 16 Juni 2003).</p>
<p>KETIKA komersialisasi pendidikan itu mendapat kritik, Mendiknas Abdul<br />
Malik Fadjar menanggapi sebagai berikut, &#8220;Yang penting itu terbuka,<br />
transparan, dan akuntabilitasnya terjamin. Itu saja&#8221; (Kompas, 17<br />
Juni2003). Hanya atas alasan demikiankah lalu bisnis pendidikan<br />
seolah-olah menjadi suatu yang rasional, produktif, efisien, wajar,<br />
dan manusiawi. Apa benar boleh dijalankan, asal dilakukan secara<br />
transparan?</p>
<p>Dalam ideologi mana pun, liberal atau sosialis, negara diharuskan<br />
menyediakan pendidikan untuk rakyatnya. Dalam sistem sosialis, rakyat<br />
memperoleh pendidikan tanpa biaya. Kendati demikian, dalam sistem<br />
sosialis (terutama yang totaliter) negara sering mendapat kritik<br />
karena ia (negara) selalu campur tangan dalam banyak hal, yakni mulai<br />
dari kurikulum hingga buku yang boleh dibaca atau tidak.</p>
<p>Sedangkan dalam sistem liberal, peran pemerintah sangat kecil dan<br />
pendidikan dikelola secara profesional oleh swasta. Implikasinya,<br />
pendidikan menjadi komoditas bisnis sehingga hanya anak orang kaya<br />
saja yang dapat mereguk pendidikan yang berkualitas. Lalu pendidikan<br />
Indonesia berada dalam sistem yang mana?</p>
<p>Orangtua siswa yang hidup pada zaman Orde Lama akan teringat bagaimana<br />
ketika bersekolah dulu tanpa biaya. Bahkan mereka diberi alat tulis<br />
menulis gratis. Pada masa Orde Baru keadaan mulai berubah. Negara<br />
memang tetap menyubsidi pendidikan, tetapi biaya untuk sekolah mulai<br />
mahal terutama sekolah-sekolah swasta.</p>
<p>Meskipun demikian, sulit untuk mengatakan bahwa pada masa Orde Baru<br />
sistem pendidikan telah bergeser ke liberal. Walaupun pendidikan sudah<br />
menjadi komoditas, tetapi negara kerap kali turut campur mulai dari<br />
indoktrinasi (misalnya, penataran P4), kurikulum hingga pelarangan<br />
mempelajari ilmu pengetahuan yang dianggap membahayakan stabilitas.</p>
<p>Pada masa sekarang, negara meningkatkan subsidi pendidikan hingga 20<br />
persen dari APBN. Namun setelah Indonesia memasuki pusaran neoliberal,<br />
subsidi sebesar itu tidak signifikan, apalagi diperparah oleh korupsi<br />
yang terbendung. Pada fase neoliberal, peran negara mulai dilucuti dan<br />
digantikan dengan kedaulatan pasar.</p>
<p>Termasuk dalam sektor pendidikan, negara melakukan deregulasi atau<br />
lebih dikenal dengan nama otonomi pendidikan. Kebijakan otonomi<br />
pendidikan ini menyebabkan sejumlah perguruan tinggi harus mencari<br />
dana sendiri, terutama dengan jalan bisnis atau istilahnya World Trade<br />
Organization (WTO) sebagai commercial service.</p>
<p>KONSEKUENSI memilih sistem neoliberal adalah pendidikan menjadi ajang<br />
bisnis. Dapat kita saksikan bagaimana belalai komersialisasi<br />
pendidikan tidak hanya meluas pada perguruan tinggi, tetapi sudah<br />
membelit hingga sekolah dasar dan menengah. Ada sekolah, mulai SD<br />
hingga SMU di Jakarta, Semarang, dan Yogyakarta, yang uang sekolahnya<br />
mencapai Rp 3 juta per bulan.</p>
<p>Sekolah-sekolah super elite itu ber-AC dan menawarkan berbagai program<br />
memikat di antaranya pelajaran ekstra kurikuler out born, belajar<br />
berkuda, dan belajar tata pergaulan internasional. Banyak orangtua<br />
kaya yang memasukkan anak mereka ke sekolah mewah ini karena berharap<br />
masa depan anaknya gemilang.</p>
<p>Barangkali kita bisa menyimak pendapat seorang pengusaha yang<br />
menjadikan Jakarta, Singapura, Hongkong, Taiwan, Eropa, dan AS sebagai<br />
lahan bisnisnya ketika berbicara tentang pendidikan anaknya sebagai<br />
berikut, &#8220;Cuma anak tertua, perempuan, yang saya sekolahkan sampai<br />
universitas terkenal di Indonesia.</p>
<p>Sesudah itu saya sekolahkan MBA ke Amerika. Dua adiknya, begitu tamat<br />
SD langsung saya kirim ke Selandia Baru dan Australia untuk SMP dan<br />
SMA-nya. Kini keduanya juga di Amerika. Mengapa begitu? Mereka akan<br />
mewarisi bisnis saya. Memang basis bisnis mereka adalah Indonesia.<br />
Tetapi di abad ke-21 ini bergerak begitu cepat, banyak hal yang harus<br />
dipelajari&#8221; (Kompas, 24 Juni 2002).</p>
<p>Argumentasi dalam kliping itu memang tidak dapat mewakili responden<br />
atau informan yang lain. Tetapi paling tidak, kita dapat mengetahui<br />
secuil motif mengapa para orangtua rela mengeluarkan uangnya untuk<br />
biaya pendidikan yang begitu mahal? Melalui pendidikan yang mahal dan<br />
berkualitas, mereka ingin melestarikan posisi kelasnya hingga pada<br />
keturunan berikutnya.</p>
<p>Dengan kata lain, bisnis pendidikan semacam ini adalah sarana<br />
pelestarian kelas, sekaligus mengubur impian mobilitas vertikal kelas<br />
bawah untuk memperbaiki status kelasnya. Analisis ini kedengarannya<br />
radikal, tetapi kita tidak bisa menghindari karena pembacaan<br />
realitasnya memang demikian. Bahwa dapat dipastikan hanya strata<br />
sosial tertentu yang dapat menikmati sekolah atau universitas yang<br />
bermutu. Sedangkan anak-anak orang miskin tetap dalam posisi<br />
tertinggal dan masuk dalam lingkaran calon pengangguran, atau kalaupun<br />
bekerja melanjutkan profesi orangtuanya sebagai penjual bakso, tukang<br />
becak, buruh, petani gurem, dan sebagainya.</p>
<p>Pierre Bourdieu dalam The State Nobility dan Homo Academicus<br />
mempersoalkan hal yang kurang lebih sama. Menurut Bourdieu,<br />
orang-orang tidak hanya menginvestasikan uangnya dalam bentuk saham,<br />
tetapi juga dalam bentuk symbolic capital (kapital yang bersifat<br />
simbolik). Penelitian Bourdieu pada suku barbar di Aljazair dan<br />
masyarakat modern Perancis dapat menjelaskan tentang symbolic capital.</p>
<p>Di Aljazair, masyarakat barbar tidak mempunyai modal produksi, maka<br />
jumlah ternak menjadi ukuran status dalam hubungan-hubungan sosial.<br />
Namun sebaliknya di Perancis, symbolic capital lebih penting, sehingga<br />
kenapa para aristokrat di sana mengarahkan secara ketat anaknya harus<br />
sekolah di tempat yang bermutu dan ternama, serta mendapat gelar dari<br />
sekolah tersebut. Tentu, investasi berupa symbolic capital itu untuk<br />
melanggengkan aristokrasi yang sangat penting dalam relasi sosial.</p>
<p>Dari hasil temuan filsuf Perancis ini kita dapat memahami mengapa ada<br />
orang harus menginvestasikan uangnya dalam jumlah begitu besar hanya<br />
sekadar mendapat gelar akademis. Mereka sadar akan pentingnya gelar S2<br />
atau doktor, apalagi dari universitas terkenal. Selain gelar<br />
pendidikan itu mendudukkan orang-orang pada posisi terhormat, juga<br />
mempermudah laju masa depannya.</p>
<p>Komersialisasi pendidikan memang bermata ganda, di samping<br />
mereproduksi pelestarian kelas dominan, juga mencampakkan ilmu<br />
pengetahuan sebagai alat memanusiakan manusia ke lembah &#8220;pelacuran<br />
intelektual&#8221; (istilahnya, J Benda). Bukankah pendidikan yang lebih<br />
terkonsentrasi pada laba adalah getting things done daripada mengatasi<br />
penderitaan manusia dan menolong sesama?</p>
<p>KENDATI komersialisasi pendidikan mempunyai basis pendukung yang luas,<br />
bukan berarti ia hadir tanpa perlawanan. Ivan Illich, misalnya,<br />
menyerukan kepada masyarakat dunia untuk melakukan deschooling<br />
society. Demikian pula, Romo Mangunwijaya semasa hidupnya pernah<br />
membuat pendidikan alternatif.</p>
<p>Dan hingga sekarang, di kota kecil Pekalongan pun tumbuh pendidikan<br />
alternatif dengan nama &#8220;Sekolah Sadar Sosial&#8221;. Walau pada akhirnya,<br />
suara alternatif itu tenggelam ditelan oleh hingar-bingarnya<br />
komersialisasi pendidikan yang menjanjikan masa depan. &#8220;Kunang- kunang<br />
tetap berkedip walau malam semakin larut,&#8221; hibur seorang ideolog muda<br />
dari Yogyakarta.</p>
<p>Widodo Dwi PutroPeneliti LP3ES Jakarta</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/strateginasional.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/strateginasional.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strateginasional.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strateginasional.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strateginasional.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strateginasional.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strateginasional.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strateginasional.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strateginasional.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strateginasional.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strateginasional.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strateginasional.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strateginasional.wordpress.com&blog=2493368&post=10&subd=strateginasional&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strateginasional.wordpress.com/2008/02/23/menyeimbangkan-pendidikan-komersiil-dengan-e-learninge-education/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/sroestam-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sroestam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengubah &#8220;Brain Drain&#8221; menjadi &#8220;Brain Gain&#8221;</title>
		<link>http://strateginasional.wordpress.com/2008/02/13/mengubah-brain-drain-menjadi-brain-gain/</link>
		<comments>http://strateginasional.wordpress.com/2008/02/13/mengubah-brain-drain-menjadi-brain-gain/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 04:16:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sroestam</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[110 industrial parks]]></category>

		<category><![CDATA[15 zona perdagangan bebas]]></category>

		<category><![CDATA[15.000 returnees]]></category>

		<category><![CDATA[32 zona pembangunan teknologi-ekonomi]]></category>

		<category><![CDATA[53 zona pembangunan industri HiTe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strateginasional.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[
Mengubah ‘Brain Drain’ Menjadi ‘Brain Gain’

Terlampir adalah sebuah tulisan yang menarik untuk diterapkan di Indonesia, berdasarkan pengalaman penerapannya di Cina. Semoga dengan mengikuti langkah itu kita dapat mempercepat Pembangunan Nasional Indonesia.Alangkah indah dan menariknya negeri Indonesia yang kita cintai ini, bilamana Pemerintah berhasil menerapkan kebijakan untuk mengubah “Brain Drain” menjadi “Brain Gain”. Negeri ini akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="post">
<h2><a href="http://sroestam.wordpress.com/2008/02/13/mengubah-brain-drain-menjadi-brain-gain/" rel="bookmark" title="Taut Tetap ke Mengubah ‘Brain Drain’ Menjadi ‘Brain Gain’">Mengubah ‘Brain Drain’ Menjadi ‘Brain Gain’</a></h2>
<div class="entry">
<div class="snap_preview"><span class="title">Terlampir adalah sebuah tulisan yang menarik untuk diterapkan di Indonesia, berdasarkan pengalaman penerapannya di Cina. Semoga dengan mengikuti langkah itu kita dapat mempercepat Pembangunan Nasional Indonesia.</span>Alangkah indah dan menariknya negeri Indonesia yang kita cintai ini, bilamana Pemerintah berhasil menerapkan kebijakan untuk mengubah “Brain Drain” menjadi “Brain Gain”. Negeri ini akan menjadi nyaman untuk ditempati oleh kita semua anak-anak bangsa beserta anak-cucu kita, tempat mengabdikan diri bagi nusa dan bangsa, dan tempat berlindung di hari tua, sampai kita menutup mata!</p>
<div><i><b>Penulis: Amich Alhumami</b></i></div>
<div><i><b>Peneliti sosial, Department of Social Anthropology</b></i></div>
<div><i><b>University of Sussex, United Kingdom</b></i></div>
<p>Dua raksasa Asia, China dan India yang diprediksi akan memimpin perekonomian dunia pada pertengahan abad ini, selama lebih dari 30 tahun kehilangan orang-orang terdidik dan bertalenta. Mereka pergi meninggalkan negara masing-masing untuk sekolah dan bekerja di luar negeri dengan harapan dapat mengembangkan karier profesional lebih baik. Bersamaan dengan mulai bangkitnya perekonomian, pemerintah China dan India telah merancang strategi untuk mengubah <i>brain drain</i> menjadi <i>brain gain.</i> Namun, pemerintah China tampaknya lebih agresif dan terencana secara sistematis dalam upaya memanggil pulang orang-orang terbaik, untuk membangun bangsa sendiri dan mengambil peran dalam mendorong akselerasi pembangunan ekonomi. China menempuh strategi ganda yang sangat efektif dengan membangun infrastruktur ekonomi dan pendidikan secara bersamaan.</p>
<p>Di bidang ekonomi, pemerintah China menciptakan lingkungan makroekonomi yang dinamis dan kondusif untuk menarik investasi baik domestik maupun asing, terutama melalui <i>foreign direct investment</i> (FDI). Industri manufaktur dibangun secara masif untuk menopang pertumbuhan. Pusat-pusat bisnis dan perdagangan dikembangkan dengan jaringan luar negeri yang tertata rapi, sehingga memacu pergerakan aktivitas bisnis dan perdagangan yang sangat prospektif. Maka, dalam waktu yang tak terlalu lama, China berkembang menjadi negara terbuka bagi pasar global dan investor-investor asing yang memberi kontribusi pada dinamika pertumbuhan ekonomi di negeri berpenduduk 1,3 miliar jiwa itu.</p>
<p>Strategi pembangunan  ekonomi pun diperkuat melalui apa yang disebut <i>special economic development zones</i>, dengan menjadikan suatu wilayah tertentu sebagai pusat pertumbuhan. Wilayah-wilayah tersebut antara lain Shenzhen, Zhuhai, Shantou, Xianmen, Hainan, Shanghai, Dalian, Guangzhou, Tianjin, Zhanjiang, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Sejalan dengan itu, China juga membangun sebanyak <i><b>15 zona perdagangan bebas</b></i>, <i><b>32 zona pembangunan teknologi-ekonomi </b></i>setingkat-negara, dan <b><i>53 zona pembangunan industri berteknologi tinggi</i></b> di sejumlah kota besar dan menengah. Pemerintah pusat di Bejing kemudian mendorong setiap wilayah tersebut untuk saling berkompetisi menarik pulang tenaga-tenaga terdidik dan berbakat dengan menawarkan aneka insentif seperti pemotongan pajak, pemberian kredit lunak untuk berbisnis, kemudahan izin usaha, pembebasan biaya perkantoran, fasilitas perumahan yang baik, dan promosi yang lebih cepat.</p>
<p>Sampai saat ini lebih dari 110 macam <i>special zones</i> dan  <i>industrial parks</i> telah dibangun dan khusus diperuntukkan bagi para <i>returnees.</i> Bahkan lebih dari 6.000 jenis usaha telah dibuka di lokasi-lokasi tersebut yang mempekerjakan lebih dari 15.000 <i>returnees.</i></p>
<p>Setelah melihat basis infrastruktur ekonomi yang mulai tertata baik, orang-orang terdidik China yang bekerja di luar negeri secara bergelombang mulai pulang kembali ke Tanah Air. Mereka bekerja sebagai eksekutif profesional di berbagai perusahaan swasta atau merintis dan mengembangkan bisnis sendiri, bahkan tidak sedikit pula yang bekerja di kantor-kantor pemerintah. Saksikan, hampir semua lembaga finansial utama China seperti Central Bank dan Securities Regulatory Commission dipenuhi oleh tenaga-tenaga ahli berpendidikan dan berpengalaman kerja di luar negeri.</p>
<p>Para tenaga ahli berpendidikan luar negeri tersebut menjadi semakin yakin atas pilihan kebijakan pemerintah dalam membangun perekonomian nasional karena banyak sekali pusat-pusat bisnis dan perusahaan-perusahaan swasta berteknologi tinggi beroperasi di China yang masuk dalam daftar NASDAQ di Amerika Serikat (AS). Dengan bekal pengalaman kerja selama bertahun-tahun di berbagai <i>multinational corporations</i> (MNCs), mereka kembali ke China untuk berkontribusi dalam membangun dan memperkuat sistem serta aktif dalam proses perumusan kebijakan publik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Hal yang membuat mereka bersemangat pulang adalah tawaran gaji yang besar. Dengan bergelar MBA dari universitas-universitas prestisius di AS, mereka bisa memperoleh gaji dua-tiga kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang berpendidikan dalam negeri.</p>
<p>Di bidang pendidikan, China membangun banyak sekali universitas berkelas dunia untuk mendidik tenaga-tenaga ahli bidang kedokteran, pertanian, ekonomi/manajemen, teknologi informasi/komunikasi, teknologi industri, bisnis/keuangan, dan lain-lain. Bayangkan, pada 2005 China mampu melahirkan sarjana sains dan keteknikan sebanyak 700.000, 11 kali lipat melampaui AS yang hanya 60.000. Tidak berlebihan bila China bercita-cita memiliki paling kurang 100 perguruan tinggi terbaik dunia sampai akhir abad ke-21 nanti, sehingga negara ini akan menjadi kiblat baru pendidikan di luar AS dan Eropa.</p>
<p>Untuk itu, pemerintah China mengalokasikan dana sebesar US$125 juta bagi 10 universitas terbaik dan US$225 per tahun khusus untuk dua universitas yang masuk 25 besar dunia yakni Beijing dan Tsing-Hua sebagai percontohan. Selain itu, pemerintah China juga membangun <i><b>banyak sekali pusat-pusat penelitian dan pengembangan</b></i> (<i>research and development</i>) guna memfasilitasi para ilmuwan dan peneliti, untuk melakukan penelitian ilmiah baik untuk keperluan akademik maupun riset terapan guna menopang pengembangan industri.</p>
<p>Dengan begitu, mereka lebih menekuni profesi dalam pengembangan sains dan keilmuan, sehingga tak ada waktu untuk memikirkan masalah politik apalagi melakukan demonstrasi dan protes massal. Untuk menarik pulang para ilmuwan bergelar PhD yang bekerja sebagai pengajar/peneliti di universitas luar negeri, pemerintah China menawarkan gaji yang tak kalah menggiurkan. Bagi ahli ekonomi dengan pengalaman kerja antara 5-10 tahun, misalnya, disediakan gaji antara <b><i>US$30.000,00</i></b> sampai <i><b>US$50.000,00</b></i>, ditambah fasilitas perumahan dan berbagai tunjangan lain (kesehatan, transportasi, liburan).</p>
<p>Dunia mengetahui, peletak dasar strategi kebijakan ini adalah Deng Xiaoping yang dijuluki sebagai <i>capitalist roader</i> yakni sosok penganut setia ideologi sosialisme ortodoks yang menggerakkan proses revolusi sosial-politik, tetapi kemudian berbalik arah dan menempuh jalan kapitalisme dengan menyerap–baik terus-terang maupun tersembunyi–nilai-nilai ideologi kapitalisme, untuk melakukan restorasi politik dan ekonomi berdasarkan prinsip-prinsip dasar kapitalisme pasar. Pada 1980-an, Deng mengirim anak-anak muda berbakat ke negara-negara kapitalis Barat untuk sekolah dengan keyakinan bahwa sekalipun hanya sedikit saja dari mereka yang pulang kembali, pasti akan membawa dampak pada transformasi sosial ekonomi China di masa mendatang. Deng lalu memerintahkan Menteri Pendidikan, ketika itu Zhao Ziyang, yang kemudian menjadi Sekjen PKC dan perdana menteri, untuk merumuskan <b><i>blue print</i></b> dengan menekankan apa yang disebut <i>store brain power overseas.</i> Kebijakan ini berjalin kelindan dengan <i><b>reformasi ekonomi</b></i> yang ditempuh dengan menganut pasar terbuka dan perdagangan bebas, yang ditandai oleh bergabungnya China ke dalam World Trade Organization (WTO).</p>
<p>Dalam tempo dua dekade kemudian, kombinasi kedua strategi kebijakan tersebut benar-benar mengantarkan China pada kemajuan ekonomi sangat dahsyat, yang oleh banyak ahli dilukiskan sebagai bentuk <i><b>quantum leap in economic</b> development</i> seperti tercermin pada rata-rata pertumbuhan ekonomi sekitar <i><b>8%-9%</b></i> per tahun.</p>
<p>Pemimpin China telah bertukar generasi, namun penguasa baru tetap meneruskan kebijakan dasar warisan Deng Xiaoping. Mereka terus memacu pembangunan ekonomi nasional dengan menarik pulang ilmuwan-ilmuwan berbakat, akademisi-akademisi bereputasi internasional, ahli-ahli ekonomi terpandang, dan pengusaha-pengusaha berkelas dunia terutama yang bergerak di bidang industri teknologi tinggi. Menurut laporan kantor berita <i>Xinhua</i>, sekitar 250 ilmuwan terkemuka yang memimpin dan mengelola pusat-pusat pengembangan sains dan teknologi nasional adalah para <i>returnees</i> dari Amerika dan Eropa. Dengan pilihan strategi demikian, China telah berada pada jalur yang benar dan mulai memetik serta menikmati <i>brain gain</i> yang memberi kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi yang spektakuler itu.</div>
</div>
</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/strateginasional.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/strateginasional.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/strateginasional.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/strateginasional.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/strateginasional.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/strateginasional.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/strateginasional.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/strateginasional.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/strateginasional.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/strateginasional.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/strateginasional.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/strateginasional.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=strateginasional.wordpress.com&blog=2493368&post=9&subd=strateginasional&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strateginasional.wordpress.com/2008/02/13/mengubah-brain-drain-menjadi-brain-gain/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://a.wordpress.com/avatar/sroestam-128.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sroestam</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>